Jombang “Dibersihkan” dari Pekat, Subdenpom V/2-5 Gelar Patroli Skala Besar Demi Kesucian Ramadan

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Memasuki bulan suci Ramadan, suasana Kabupaten Jombang dipastikan harus tetap sakral dan kondusif. Menjawab tantangan tersebut, Subdenpom V/2-5 Jombang bergerak cepat menggelar patroli gabungan skala besar bertajuk “Cipta Kondisi” pada Selasa malam (23/2/2026).

Langkah preventif ini diambil sebagai deteksi dini terhadap perkembangan situasi (Bangsit) sekaligus upaya tegas menekan penyakit masyarakat (Pekat) yang kerap muncul di jam-jam rawan.

Tepat pukul 22.00 WIB, suasana Mapolres Jombang nampak sibuk. Lettu Cpm Ferdy, H.M., S.Sos, Komandan Subdenpom V/2-5 Jombang, memimpin langsung apel kesiapan. Tak main-main, kekuatan penuh dikerahkan dengan melibatkan kolaborasi lintas instansi.

Subdenpom V/2-5 Jombang (Tim Inti), Polres Jombang, Satpol PP Kabupaten Jombang, Dishub Jombang.

“Patroli ini bukan sekadar pengawasan rutin. Ini adalah wujud nyata sinergitas kami untuk menghormati bulan suci. Kami ingin memastikan warga Jombang bisa beribadah dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan sedikit pun,” tegas Lettu Cpm Ferdy.

Titik rawan yang akan disisir, seperti Miras Hingga Warung Remang-Remang

Tim gabungan bergerak taktis menyisir rute protokol dan jalan-jalan strategis yang menjadi urat nadi Kota Santri. Mulai dari Jalan Gus Dur, Jalan Ahmad Yani, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan KH Hasyim Asy’ari tak luput dari pantauan petugas.

Fokus utama patroli ini adalah memutus rantai potensi gangguan kamtibmas, seperti.

Perjudian dan penyakit masyarakat. Peredaran minuman keras (Miras) dan narkoba, dan juga aktivitas warung remang-remang yang menyalahi aturan.

Meski mengedepankan ketegasan, petugas di lapangan tetap menggunakan pendekatan persuasif dan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat maupun pelaku usaha.

Hingga berakhirnya operasi pada pukul 23.30 WIB, laporan menunjukkan hasil yang memuaskan. Wilayah hukum Jombang terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Poin penting dalam patroli ini adalah fungsi pengawasan internal TNI. Berdasarkan hasil penyisiran, tidak ditemukan adanya oknum prajurit TNI-AD yang melakukan pelanggaran disiplin maupun terlibat dalam aktivitas ilegal. Hal ini membuktikan komitmen integritas prajurit di wilayah Jombang tetap terjaga.

Masyarakat Jombang bisa bernapas lega, namun para pelaku gangguan keamanan patut waspada. Dansubdenpom menegaskan bahwa aksi ini bukanlah “seremonial” satu malam. Patroli gabungan akan digelar secara rutin dan berkelanjutan sepanjang Ramadan, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

Reporter: Adi

  • Bagikan