Nurul Azizah Apresiasi Peserta Jambore Satuan Komunitas

  • Bagikan

BOJONEGORO – Suasana penuh semangat dan keceriaan terasa di Bumi Perkemahan Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (11/8/2026).

Sebanyak 185 peserta Pramuka berkebutuhan khusus ambil bagian dalam Jambore Satuan Komunitas (Sako) Rintisan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Kabupaten Bojonegoro.

Jambore yang digelar selama tiga hari, 10-12 Agustus 2026, tersebut diikuti peserta dari 13 pangkalan Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri maupun swasta se-Kabupaten Bojonegoro.

Mengusung tema “Mandiri, Kolaborasi, Membanggakan”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perkemahan.

Jambore dirancang sebagai ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman baru, mengembangkan kreativitas, membangun keberanian, sekaligus memperkuat kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama.

Semangat peserta semakin terasa saat Wakil Bupati Bojonegoro sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir dan bertindak sebagai pembina apel.

Nurul Azizah mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.

Menurutnya, pengalaman selama jambore dapat menjadi bekal penting untuk membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kemandirian.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar maupun menggapai keberhasilan.

“Dengan keterbatasan-keterbatasan, tetapi kalau semangat, maka sukses akan ada di depan kita,” tegas Nurul Azizah.

Beragam kegiatan kreatif dan edukatif turut mewarnai jambore.

Peserta diajak menghias tenda atau tapak kemah hingga tampil dalam pentas seni.

Aktivitas tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengekspresikan diri sekaligus melatih kreativitas, keberanian, kemandirian dan kemampuan berkolaborasi.

Tidak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Sako Rintisan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus masa bakti 2025-2030.

Usai pengukuhan, Wabup Nurul Azizah secara resmi membuka Jambore Besar Sako PK-PLK Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro.

Bagi 185 peserta, jambore tersebut bukan hanya tentang bermalam di tenda dan mengikuti kegiatan kepramukaan.

Lebih dari itu, menjadi panggung untuk membuktikan bahwa setiap anak memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, serta menunjukkan prestasi.

Semangat yang terpancar dari para peserta menjadi pesan kuat bahwa perbedaan bukan penghalang untuk berkembang.

Dengan dukungan, kesempatan dan lingkungan yang tepat, anak-anak berkebutuhan khusus juga mampu menunjukkan potensi terbaiknya. (Pro/Dik)

  • Bagikan