Sementara itu kepala sekolah SDN Karang gayam 1 tidak berhasil dikonfirmasi karena tidak ada ditempat.
Menanggapi hal itu Abdullah meminta agar bangunan itu dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan RAB, menurutnya pondasi serta tiang cor yang menjadi tumpuan utama bangunan itu harus dibanngun agar umur bangunan panjang tidak cepat rusak kembali.
“Anggaran nya besar tapi kok hanya renovasi ringan seperti itu, saya meminta kontraktor tidak hanya mementingkan keuntungan semata, melupakan kualitas bangunan, Kami berharap bahwa sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa siswi,” Kata Abdullah.
Selain itu pihaknya meminta agar dinas pendidikan serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) tidak tutup mata melihat kenakalan pelaksana proyek yang ia nilai hanya mementingkan keuntungan semata.
” Saya minta dinas terkait hususnya Inspektorat turun ke lokasi jangan tutup mata, Audit menyeluruh agar uang negara tidak dijadikan bancakan oleh kontraktor kontraktor nakal.” Pungkas Abdullah penuh harap.
Untuk diketahui publik pekerjaan Rehabilitasi ruang kelas UPTD SDN karang gayam 1 itu bersumber dari Dana Alokasi umum tahun anggaran 2025 dengan pelaksana proyek CV. Aisar Bahari Jaya yang beralamat di Dusun Pancor.
Saat berita ini dibaca publik Media ini belum berhasil konfirmasi pelaksana proyek karena meminta nomer yang bisa dihubungi tidak diberikan oleh pekerja dilokasi.
Bersambung… !!















