SANGAT BURUK – TERPARAH

  • Bagikan

MMCNNEWS, /PP.IWO ; Jakarta Kamis, 18 Juni 2016.

Sumber: Laporan Tahunan PLN, Komisi VII DPR, ADB, Audit Independen
KESIMPULAN: ANGKA CEMERLANG, LAYANAN RUNTUH

Berdasarkan seluruh data dan fakta di lapangan, lanjut Yudhistira, kesimpulannya sangat jelas dan tegas: Darmawan Prasodjo adalah Direktur Utama PLN dengan kinerja terburuk dalam 20 tahun terakhir yang ditunjukkan oleh indikator keandalan, frekuensi gangguan, dan durasi pemadaman semuanya berada di angka terendah sejarah.

“Klaim keberhasilan adalah manipulasi data. Laporan resmi yang menyatakan perbaikan kinerja didapat dengan cara mengubah definisi gangguan dan menghapus kejadian pemadaman besar dari perhitungan statistik, praktik yang tidak dilakukan oleh pendahulunya.
Kerugian Rakyat dan Ekonomi. Pemadaman bergilir di Jawa dan keruntuhan berulang di Bali merugikan ekonomi triliunan rupiah dan mengganggu kehidupan jutaan warga, padahal perusahaan mencatatkan keuntungan finansial besar,” bebernya

Dan yang lebih mengherankan lagi, sambungnya, upaya mempertahankan jabatan dilakukan dengan berbagai cara, namun data nyata tidak bisa dibohongi.

“Sejarah akan mencatat masa jabatan Darmawan Prasodjo sebagai masa di mana keandalan listrik Indonesia jatuh ke titik terendah, dan sistem yang dulunya stabil kini menjadi sangat rapuh.
Sudah saatnya kinerja PLN dinilai berdasarkan kenyataan yang dirasakan rakyat, bukan hanya angka yang disusun di atas kertas,” ujar Yudhis.

*Sebagai catatan, laporan ini disusun berdasarkan data historis 2006–2026, verifikasi silang antar sumber, dan fakta kejadian di lapangan. Laporan ini bebas kepentingan dan bertujuan untuk menyajikan kebenaran bagi masyarakat dan pemerintah,” tutupnya.

Pewerta [MAR]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan