MMCNEWS.ID | Menjelang akhir tahun 2025, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh seorang pengunjung perempuan saat jam kunjungan, Senin (29/12/2025).
Penggagalan terjadi sekitar pukul 09.49 WIB, setelah kegiatan kunjungan selesai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) hendak kembali ke kamar hunian. Seorang pengunjung berinisial R (25), warga Mojokerto, yang merupakan istri dari WBP berinisial S, kedapatan membawa narkotika ke dalam lapas.
Informasi awal diterima petugas terkait dugaan rencana WBP S menyelundupkan narkoba melalui jalur kunjungan. Petugas kemudian melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas yang bersangkutan. Pada pukul 09.22 WIB, R datang berkunjung bersama anak dan ibunya dengan membawa makanan.
Meski sempat lolos pemeriksaan awal, kecurigaan muncul saat petugas pengawas kunjungan dari staf KPLP, CK dan YS, melihat gerak-gerik pengunjung yang tidak wajar ketika menggendong anaknya. Usai kunjungan, petugas menghentikan WBP S dan melakukan penggeledahan lanjutan.
Hasil penggeledahan menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus lakban cokelat dan kondom. Berdasarkan pengakuan saat pemeriksaan, barang haram tersebut disembunyikan di dalam alat kelamin pengunjung perempuan. Narkotika diketahui dipesan oleh WBP S dari luar lapas melalui fasilitas wartel.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap peredaran narkoba di lingkungan lapas.
“Kami berkomitmen penuh mendukung program Zero Halinar. Tidak ada ruang bagi pelanggaran HP, pungli, dan narkoba, baik oleh WBP maupun pengunjung,” tegasnya.
Lapas Mojokerto selanjutnya berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota. Berdasarkan hasil penimbangan, sabu tersebut memiliki berat kotor 9,44 gram. Seluruh barang bukti dan tersangka diserahkan kepada kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga bergerak cepat dan berhasil menangkap pemasok narkotika berinisial P di kediamannya.
Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, mengapresiasi keberhasilan petugas Lapas Mojokerto yang dinilai sigap dan profesional dalam menggagalkan penyelundupan narkoba.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan menyatakan sinergi antara lapas dan kepolisian menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.
Sebagai langkah lanjutan, pihak lapas melakukan sterilisasi blok hunian serta meningkatkan pengawasan dan sosialisasi kepada WBP dan pengunjung. Hingga kini, situasi Lapas Kelas IIB Mojokerto dilaporkan aman dan kondusif.
Reporter: Adi















