BOGOR | MMCNees.id, – Situasi yang sempat memanas terkait pernyataan pemilik usaha pabrik tahu mengenai dugaan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kepolisian akhirnya terselesaikan dengan baik. Pemilik pabrik tahu, Iis, secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Lurah Karadenan dan pihak keamanan setempat.
Dalam pertemuan klarifikasi tersebut, Iis mengakui bahwa ucapannya yang menyebut telah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, Babinkamtibmas, dan Babinsa adalah tidak benar.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan saya yang sudah membuat gaduh. Jujur, baru kali ini saya bertemu dengan Pak Lurah, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Saya mohon maaf, itu hanya kesalahan omongan yang saya sampaikan,” ujar Iis dengan penyesalan, Senin (20/04/2026).
Mendengar permintaan maaf tersebut, Lurah Karadenan didampingi langsung oleh Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan pengecekan serta klarifikasi langsung di lokasi usaha. Pihak Kelurahan menegaskan bahwa selama ini tidak pernah ada koordinasi maupun komunikasi terkait hal yang dimaksud.
“Saya sama sekali tidak tahu, bahkan Babinkamtibmas dan Babinsapun tidak mengetahui hal tersebut. Saya sengaja datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan langsung dan klarifikasi terkait ucapan pemilik pabrik tersebut,” tegas Lurah Karadenan.
Meski sempat terjadi kesalahpahaman, Lurah Karadenan mengambil sikap bijak dengan memaafkan ucapan yang telah disampaikan. Ia menekankan bahwa usaha tersebut merupakan bagian penting dari ekonomi masyarakat.
“Secara pribadi saya sudah memaafkan. Bagaimanapun juga dia adalah warga saya. Apalagi kegiatan yang dia lakukan merupakan bagian dari UMKM wilayah yang banyak menyerap tenaga kerja lokal,” tutupnya.














