Terkait Tingginya Harga Pupuk Bersubsidi di desa Kadumalati, Sindangresmi, Pandeglang Banten, Ini Kata PPL

  • Bagikan

Pandeglang Banten | MMC – Secara resmi harga pupuk bersubsidi sudah turun sejak 22 Oktober kemarin, namun turunya harga pupuk bersubsidi tersebut tidak berlaku di desa Kadumalati Kecamatan Sindangresmi kabupaten Pandeglang Banten, pasalnya para petani di desa tersebut untuk mendapatkan pupuk harus mengeluarkan uang sekitar 270,ribu untuk satu kuintal pupuk.07/11/25.

Dari data yang berhasil dihimpun media ini di dapati Kios resmi pupuk bersubsidi didesa Kadumalati Kecamatan Sindangresmi kabupaten Pandeglang Banten diduga dalam pendistribusian pupuk terhadapa petani mematok harga 270.ribu per kuintal. Harga tersebut jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) .

Salah satu warga Desa Kadumelati yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa dirinya sebelumnya telah membeli pupuk Urea dan Phonska dengan hitungan perkuintal 270 ribu rupiah.

“Waktu kemren saya membeli pupuk di kios nya pa Asep Phonska sama Urea perkuintal itu 270 ribu rupiah”,katanya

Sementara Asep Saepulloh selaku pemilik kios pupuk resmi dikonfirmasi media ini memaparkan jika pembelian pupuk dengan harga 270.ribu itu harga pupuk belum turun, masih stok lama.

Warga belinya pas kapan, mungkin warga belinya pas harga segitu, waktu harga pupuk belum turun masih setok lama harganya”, katanya.

Terpisah Jaki selaku PPL Desa Kadumalati memaparkan terkait harga pupuk bersubsidi di lapangan pihaknya tidak mengetahui lantaran itu urusan distributor dengan kios . L

“Kios juga liat dari HET aja itu, kalau PPL untuk urusan harga mah tidak ikut campur. misalkan urusan usaha, urusan distributor urusan HET itu mah kita sebagai penyuluh menyatakan informasi melaksanakan bimbingan untuk masalah pertanian aja”, katanya.

Menurutnya “Kalau masalah harga kan taunya berdasarkan HET, juga tau kalau masalah harga di lapangan itu kita gak tau, urusan kios itu sebenarnya seperti itu.”Pungkasnya Jaki selaku PPL Desa Kadumalati. (Juh/red).

  • Bagikan