Wujudkan Pendidikan Berkelas Dunia, Disdikbud Jombang Gembleng Ratusan Pendidik dalam Workshop Deep Learning

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Menghadapi era globalisasi yang kian kompetitif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang mengambil langkah progresif. Ratusan guru SMP se-Kabupaten Jombang dikumpulkan untuk mengikuti workshop Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) guna menyulap ruang kelas menjadi ekosistem belajar yang lebih hidup dan kritis.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Jombang, Abdul Majid, di Aula Tut Wuri Handayani, Senin (9/2), kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga 11 Februari 2026.

Dalam arahannya, Abdul Majid menekankan bahwa era “guru berceramah, siswa mencatat” sudah harus ditinggalkan. Guru masa kini adalah arsitek karakter dan kompetensi.

“Guru adalah ujung tombak. Melalui Deep Learning, kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya jago secara akademik, tapi juga memiliki mentalitas tangguh dan kemampuan berpikir kritis untuk menjawab tantangan global,” tegas Majid.

Beliau juga mengingatkan bahwa sesuai UU Guru dan Dosen, peran pendidik mencakup spektrum yang luas, mulai dari mengarahkan, melatih, hingga mengevaluasi secara mendalam.

Salah satu poin inti dalam workshop ini adalah penguatan Enam Kompetensi Global. Pendekatan Deep Learning menuntut siswa untuk menguasai.

Membentuk integritas dan kepedulian sosial, kreativitas dan Kritis Mendorong inovasi dan pemecahan masalah, komunikasi dan Kolaborasi melatih kerja tim dalam skala global.

Abdulloh Syifa, Pengawas SMP Disdikbud Jombang yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa kunci dari perubahan ini adalah pergeseran paradigma. “Kita bergerak dari sekadar transfer pengetahuan menuju pendalaman konsep dan pemecahan masalah nyata yang ada di sekitar siswa,” ujarnya.

Tak hanya duduk mendengarkan materi, para peserta yang tersebar di Gedung PGRI dan Gedung Kesenian ini juga ditantang untuk.

Menyusun perangkat ajar berbasis Deep Learning.

Melakukan simulasi pembelajaran kontekstual.

Sesi diskusi reflektif untuk membedah kendala di lapangan.

Dengan adanya workshop ini, Disdikbud Jombang optimistis mutu pendidikan di “Kota Santri” akan meningkat secara signifikan, melahirkan lulusan yang siap bersaing di kancah internasional tanpa kehilangan jati diri.

Reporter: Adi

  • Bagikan