Bogor | MMCNews.id, – Seperti diberitakan sebelumnya terkait banyaknya proyek bangunan gedung sekolah yang diduga tidak sesuai spesifikasi semakin nampak, lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas maupun pihak terkait membuka peluang melencengnya pekerjaan dari rencana anggaran biaya (RAB).
Seperti hasil investigasi media ini di proyek rehabilitasi gedung SDN 1 Cikaret Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, penggunaan besi untuk konstruksi rehab gedung tersebut adalah besi 16mm, 10mm dan 8mm, yang diduga kuat tidak sesuai spesifikasi.
Tak hanya besi yang tidak sesuai, parahnya lagi hasil chek and richek media ini di lokasi pekerjaan di dapati sejumlah material bekas bangunan lama dipergunakan kembali dalam pembangunan proyek rehabilitasi gedung SDN 1 Cikaret Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.
[irp]
[irp]
Teknis pengerjaan yang menyimpang dari rencana anggaran biaya (RAB), tak lain untuk mencari keuntungan yang sebesar besarnya oleh penyedia jasa.
Mirisnya, Konsultan pengawas yang bertugas tak mampu mengemban tugas dan kewajibannya sebagai konsultan pengawas, bahkan kuat dugaan adanya kongkalikong antara konsultan pengawas dengan penyedia jasa,















