MMCNEWS.ID | Malam mencekam terjadi di Dusun Sunggingan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang. Seorang karyawan bank perempuan menunjukkan keberanian luar biasa saat menjadi korban penjambretan pada Selasa (30/12/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Meski pelaku sempat berusaha kabur, aksi mereka berakhir tragis setelah warga yang mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran.
Kejadian bermula saat korban, Fabiazesa Revaninda, tengah dalam perjalanan pulang kerja mengendarai Honda Vario. Tanpa ia sadari, dua remaja berinisial MPRA (17) dan FAW (17) telah mengintai dan membuntutinya sejak dari Terminal Kepuhsari.
Saat situasi dirasa sepi, kedua pelaku memacu motornya. FAW yang duduk di boncengan langsung menyambar tas putih milik korban yang berisi,
Dua unit ponsel pintar
Dompet dan jam tangan
Perlengkapan make up hingga stempel kantor.
Alih-alih gemetar ketakutan, Fabiazesa justru memberikan perlawanan. Ia spontan berteriak histeris meminta tolong sambil tancap gas mengejar kedua pelaku. Teriakan itulah yang membuat warga sekitar langsung sigap ikut memburu pelaku.
”Pelaku sempat panik dan membuang tas hasil jambretan untuk menghilangkan jejak, namun warga tetap mengejar tanpa ampun,” ujar Kapolsek Peterongan, Iptu Solihin Budi Santoso, Rabu (31/12/2025).
Pelarian dua remaja ini terhenti total di depan Pasar Peterongan. Terdesak oleh kepungan warga yang geram, kedua pelaku akhirnya tak berkutik. Motor yang mereka gunakan bahkan menjadi sasaran kemarahan massa hingga mengalami kerusakan cukup parah sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.
Mengingat kedua pelaku masih berusia di bawah umur (17 tahun), Iptu Solihin mengonfirmasi bahwa kasus ini kini ditangani secara khusus.
”Penanganannya sesuai prosedur hukum anak. Pelaku dan barang bukti telah kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.
Reporter: Adi















