Keberhasilan tersebut menjadi kado Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke-402 tahun. bagi warga yang sehari-hari menggantungkan mobilitasnya di jalur jalan Halim Perdana Kusuma yang akrab disebut JLS.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Raden Chalilurrachman, menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya nyata negara hadir untuk melindungi warganya.
“Fokus kami adalah asas manfaat kebutuhan penerangan jalan JLS. Dengan adanya 157 titik PJU ini, kita tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga memberikan rasa aman dari potensi kriminalitas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Chalilurrahman menjelaskan, ada beberapa dampak positif yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat salah satunya dari keselamatan berkendara.
“Jarak pandang pengendara di malam hari meningkat drastis, mengurangi risiko kecelakaan di area rawan termasuk dari sisi keamanan lingkungan, area yang terang meminimalisir niat jahat pelaku kriminalitas jalanan, sehingga warga merasa tenang melintas hingga larut malam.” Jelasnya.
Selain itu chalilur Rahman juga menjelaskan, sinergi profesional penyelesaian proyek tersebut, sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang diterbitkan. Maka dengan demikian, dengan terpasangnya 157 titik lampu ini, wajah Kabupaten Sampang, khususnya di wilayah JLS hingga sekitarnya, kini tampak lebih modern dan hidup pada malam hari.
“Kami berharap masyarakat dapat ikut serta menjaga fasilitas tersebut, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” harapnya mengakhiri.















