Ket foto; Menu MBG Permen yang mengandung glukosa
Sampang || MMCMadura, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di dusun Masaran Desa labuhan kecamatan sreseh kabupaten sampang diduga menggandakan jatah siswa dihari sabtu dengan mengirim satu paket dihari jum’at.
Media ini menemukan Permen kopiko dan permen Mentos termasuk dalam menu Makansn Bergizi Gratis (MBG) di jatah pada hari sabtu yang dikirim ke sekolah pada hari Jum’at. menu itu terlihat dibungkus plastik bersamaan dengan telur puyuh, pisang, dan susu kotak yang bertuliskan indomilk kids.
Salah satu guru saat dikonfirmasi mebenarkan pengiriman dihari sabtu digandakan dikirim di hari Jum’at pihaknya tidak mengetahui bagaimana Standart operasiinalnya yang ia tahu muridnya menerima makanan dan setiap hari Jum’at mendapatkan dua menu.
” Kalau sabtu tidak ada pengiriman pak, untuk makanan mbg sudah dikirim doble job sekarang. Dikirim dua yang satu bisa dimakan hari ini ya yang satunya dimakan dirumahnya. Keringan. ” Kata salah satu guru sambil menunjukkan makanan yang dibungkus plastik pada Jum’at (28/11/25) pagi.
Sementara itu Abdul Aziz yang mengaku sebagai asisten lapangan menampik fakta itu ia mengaku di hari sabtu ada pengiriman bagi sekolah yang libur dihari Jum’at.
” Yang libur hari Jum’at seperti almasudiyah itu hari sabtu dikirim. Bohong itu kami kerja enam hari dalam satu minggu. Kami menangani empat puluh satu sekolah dengan jumlah siswa 2519 siswa.” Jelas aziz saat diwawancara.
Disinggung kepala SPPG nya masuk apa tidak azis terlihat berbohong. Bagaimana tidak,Aziz mengatakan Kepala SPPG itu baru saja keluar ke sampang sementara Itu saat dikonfirmasi kepala SPPG nya ada disurabaya bahkan ia menjelaskan akan ada di dapur MBG pada hari senin mendatang.
” Saya masi disurabaya pak ,Hari senin pak, saya masih ada agenda. Hari senin saya udh didapur silahkan senin depan ke dapur SPPG jika ada yang perlu didiskusikan terkait Program MBG dengan saya. Kurang efektif kalo via telepon, saya tunggu. Terimakasih” Jelas feri yang mengungkap kebohongan Abdul Aziz.
Mengejutkan lagi ditemukan fakta pernyataan salah satu pekerja dapur itu bahwa ia bekerja lima hari dalam satu minggu.
Dengan kejadian itu publik menilai ada kejanggalan dengan dapur MBG yang ada di desa labuhan itu yang diketahui tempatnya Hasil sewa dan berdampingan dengan tambak udang.
Bersambung….















