Pemuda Bredenan Adakan Lomba Sebagai Ajang Silaturrahim Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-80

  • Bagikan

Ket foto; Panitia dan berbagai kegiatan lomba

Sampang || MMCMadura. Pemuda Bredenan mengadakan berbagai lomba untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-80. Lomba-lomba itu digelar dengan tujuan untuk mempererat tali silaturrahim antar warga, meningkatkan semangat kebersamaan, dan memeriahkan Peringatan Kemerdekaan RI.

Berbagai lomba, seperti balap karung, Pindah bendera, nyo’on geddeng, tiup gelas plastik, nyuap roti, pindahan bak pakai botol, balap bakiak, mengeluarkan bola dari kardus, dan tarik tambang, digelar dengan penuh antusiasme oleh pemuda dan masyarakat Bredenan. Kegiatan itu menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar komunitas.

Ketua panitia, Moh Ikhwanur Riyadi, pada media ini mengatakan sudah tiga tahun mengadakan kegiatan itu. Antusias warga sangat besar sekali akan tetapi dana yang didapat lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

” Ini murni dana swadaya dari warga, bukan dari pemerintah desa. Dengan adanya lomba-lomba ini, kita bisa mempererat silaturrahim dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT RI,” ujar iwan sapaan akrabnya.

Iwan melanjutkan, Menurutnya Kegiatan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat dan bertujuan untuk memperingati Kemerdekaan Indonesia dengan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan keceriaan. Kegiatan itu bukan hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk mempererat tali persaudaraan dan memupuk rasa cinta Tanah Air.

“Semua elemen masyarakat Bredenan kami libatkan, Tomas, Tokoh Agama apalagi Pemuda, dalam kegiatan lomba ini agar kecintaan terhadap tanah air bisa tumbuh dan tertanam di jiwa para Mereka.” Ungkap Iwan penuh semangat saat diwawancara pada jum’at sore (08/08/25).

Selain itu, Iwan menjelaskan tradisi lomba Agustusan juga menyimpan pesan moral yang mendalam yang patut dijaga dan dilestarikan.

“Nilai-nilai seperti kerja sama, sportivitas, dan semangat pantang menyerah tertanam melalui setiap jenis perlombaan. Warisan budaya ini terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi, menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga menjadi momentum edukatif.” Jelas pria yang masih terbilang muda itu.

Di tempat yang sama, Ifan, selalu sekertaris mengajak seluruh warga untuk membawa serta anaknya untuk ikut andil dalam perlombaan untuk seru-seruan agar pada anak tertanam arti perjuangan sejak dini.

” Berbagai Perlombaan masih akan diadakan sampai hari Kamis. Jadi, ayo pada warga beredenan bawa anaknya untuk ikut perlombaan.” Pungkas ifan singkat dan mengakhiri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan