Ratusan Buruh PT SGS Jombang Protes di Depan Kantor Pemkab, Tolak PHK Massal

  • Bagikan
Buruh PT SGS Jombang menggelar aksi di depan Kantor Pemkab Jombang.

MMCNEWS.ID | Suasana di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang memanas pada Selasa (23/6/2026). Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ-GSBI) turun ke jalan, menyuarakan kemarahan atas kebijakan PHK massal yang dilakukan manajemen PT Sumber Graha Sejahtera (SGS).

Aksi ini menjadi simbol perlawanan pekerja terhadap ancaman kehilangan mata pencaharian. Sesuai jadwal, manajemen perusahaan berencana memutus hubungan kerja para karyawan secara efektif pada 30 Juni 2026 mendatang.

Ketua SBPJ, Hadi Purnomo, mengungkapkan fakta miris di balik pemangkasan karyawan tersebut. Menurutnya, posisi para pekerja tetap yang seharusnya dilindungi justru perlahan digantikan oleh tenaga kerja outsourcing atau alih daya.

“Hari ini yang hadir adalah korban PHK. Per tanggal 30 Juni, mereka disudahi. Kami melihat ada pola penggantian posisi dengan tenaga alih daya yang melanggar ketentuan,” tegas Hadi di tengah kerumunan massa.

Para buruh menilai langkah sepihak perusahaan ini tidak hanya mencederai hak pekerja, tetapi juga mengabaikan nasib ribuan keluarga yang menggantungkan hidup pada pabrik tersebut.

Tidak hanya sekadar menolak PHK, para pengunjuk rasa membawa daftar tuntutan yang menyasar akar permasalahan sistem kerja saat ini, yakni.

Pembatalan PHK sepihak yang dinilai tidak berdasar.
Penolakan terhadap skema cicilan pesangon yang dianggap merugikan pekerja.
Penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing yang dianggap menciptakan ketidakpastian kerja.

Pencabutan UU Cipta Kerja yang selama ini dipandang menjadi payung hukum bagi kebijakan-kebijakan yang melemahkan posisi tawar buruh.

Di tengah orasi yang terus bergema, perwakilan buruh akhirnya diterima untuk melakukan audiensi di Ruang Istidjab Tjokrokoesoemo. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan manajemen PT SGS, Dinas Tenaga Kerja, jajaran Polres Jombang, serta Wakil Bupati Jombang.

Aksi ini menjadi ujian bagi Pemkab Jombang dalam menunjukkan keberpihakannya pada nasib buruh lokal. Hingga siang hari, ribuan mata tertuju pada hasil audiensi yang diharapkan mampu memberikan titik terang bagi masa depan ratusan pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan di akhir bulan ini.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan