Seorang Warga Mindiptana Berharap Pemimpin Terpilih Tidak Mengkotak-kotakkan Masyarakat

  • Bagikan

Boven Digoel, Mmcnews – Edo Wardus Topi, Tuan Dusun yang juga warga Distrik Mindiptana, menegaskan pentingnya pemimpin terpilih untuk tidak mengkotak-kotakkan masyarakat setelah Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Hal itu disampaikannya pada pertemuan kampanye terbatas yang diadakan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Boven Digoel nomor urut 2, Selasa (01/10).

Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa selama ini, pasangan calon (paslon) yang terpilih seringkali lebih memprioritaskan pembangunan di wilayah yang memiliki basis dukungan kuat, sementara masyarakat di daerah lain cenderung terabaikan.

“Pemimpin harus merangkul semua lapisan masyarakat, tidak peduli dari mana suara mereka berasal. Setiap wilayah memiliki hak untuk mendapatkan perhatian yang sama,” tegas Edo dalam sebuah pertemuan dengan warga setempat.

Edo juga menambahkan bahwa dengan adanya dana Otsus Jilid II dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berasal dari pemerintah pusat, sudah seharusnya pemimpin yang terpilih berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut demi kesejahteraan semua masyarakat.

“Harapan kami adalah pemimpin yang terpilih tahun ini bisa menunjukkan jiwa kesatria dan mengedepankan kepentingan bersama, bukan hanya untuk segelintir orang,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa semua janji yang diucapkan selama masa kampanye harus direalisasikan dan tidak hanya menjadi slogan. Dengan harapan ini, Edo berharap Pemilukada tahun ini akan melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Mindiptana.

Usai pernyataan Edo Wardus Topi, pasangan calon nomor urut 2, Yakob J Waremba dan Soharto, menanggapi isu tersebut dengan tegas. Mereka menyatakan komitmen untuk tidak mengkotak-kotakkan masyarakat jika terpilih sebagai pemimpin.

“Program kerja dan visi misi yang kami tawarkan dirancang untuk menjangkau dan dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Boven Digoel,” ujar Yakob.

Soharto menambahkan bahwa fokus utama mereka adalah pembangunan yang inklusif, memastikan semua lapisan masyarakat, tanpa kecuali, mendapatkan manfaat dari kebijakan yang diambil. “Kami percaya bahwa kemajuan hanya dapat tercapai jika semua elemen masyarakat dilibatkan dalam proses pembangunan,” katanya.

Dengan pernyataan ini, pasangan calon nomor urut 2 berharap dapat memberikan rasa aman dan harapan baru bagi seluruh warga Kabupaten Boven Digoel, sejalan dengan aspirasi yang disampaikan Edo Wardus Topi. [Linthon]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan