MADIUN | MMC — Pelayanan kesehatan tidak hanya berlangsung di dalam gedung rumah sakit. Melalui program Walikota Bersama Rakyat (WBR) Kota Madiun, RSUD Kota Madiun atau RSUD Sogaten turut bergerak mendekatkan layanan medis langsung ke tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, RSUD Kota Madiun menghadirkan stan layanan kesehatan gratis di depan Pustu Jalan Sriti, Kelurahan Nambangan Lor. Warga bersama keluarganya dapat memanfaatkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini terhadap berbagai keluhan kesehatan.
Tiga jenis layanan disiapkan dengan waktu pelayanan berbeda. Pemeriksaan anemia atau kadar hemoglobin (HB) berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Pemeriksaan ini ditujukan untuk membantu mendeteksi kondisi anemia sejak dini.
Berikutnya, pelayanan fisioterapi dibuka pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Masyarakat dapat berkonsultasi mengenai berbagai keluhan, mulai dari nyeri otot dan sendi hingga gangguan yang berkaitan dengan saraf.
Sementara itu, pemeriksaan mata berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Layanan ini mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan mata serta keluhan penglihatan, termasuk minus dan silinder.
Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, M.M., Sp.OG, mengatakan keterlibatan rumah sakit dalam WBR menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Kota Madiun mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara optimal tanpa terkendala biaya. Melalui program Walikota Bersama Rakyat ini, RSUD Kota Madiun hadir secara langsung melayani masyarakat, mulai dari cek kadar HB, pelayanan fisioterapi, hingga pemeriksaan mata,” ujar dr. Muhammad Nur, Kamis (24/09/2026).

Menurutnya, layanan yang dibawa langsung ke lingkungan masyarakat juga menjadi kesempatan bagi warga untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan dan memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk memeriksakan kesehatannya sejak dini,” jelasnya.
Kehadiran stan kesehatan RSUD Kota Madiun mendapat sambutan dari warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan medis gratis selama kegiatan berlangsung. Layanan tersebut sekaligus mempertemukan tenaga kesehatan dengan masyarakat secara langsung dalam suasana pelayanan yang lebih dekat.
Melalui WBR, RSUD Kota Madiun menunjukkan bahwa akses pelayanan kesehatan dapat terus didekatkan kepada masyarakat. Dari cek HB, fisioterapi hingga pemeriksaan mata, layanan medis hadir langsung di tengah warga sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Kota Madiun yang lebih sehat.(pgh)














