Bayi Terbungkus Kain Putih di Jombang Terkuak, Pelakunya Bikin Mengelus Dada!

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Misteri pembuangan bayi perempuan di teras rumah warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, akhirnya terkuak. Aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi pelaku yang ternyata merupakan pasangan kekasih berstatus pelajar di bawah umur.

Ibu dari bayi tersebut diketahui berinisial ER, seorang siswi kelas 3 SMP asal Kecamatan Sumobito. Dalam melancarkan aksinya, ER diduga dibantu oleh kekasihnya, S, yang berstatus sebagai pelajar SMA.

Kapolsek Jogoroto, AKP M. Djulan, mengungkapkan bahwa proses persalinan bayi perempuan tersebut dilakukan secara mandiri oleh kedua pelaku tanpa adanya bantuan dari tenaga medis.

“Bayi dilahirkan sendiri oleh pasangan tersebut di wilayah Sumobito. Setelah lahir, bayi kemudian dibawa dan ditinggalkan di wilayah Jogoroto hingga akhirnya ditemukan oleh warga,” ujar AKP M. Djulan saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kehamilan ER selama ini tidak pernah disadari oleh pihak keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya. Aktivitas harian ER yang padat dinilai menjadi alasan kondisi tersebut lepas dari perhatian.

“Informasinya, sehari-hari yang bersangkutan sekolah dari pagi sampai sore, kemudian langsung dilanjutkan dengan mengaji. Sehingga selama masa kehamilan, pihak keluarga tidak ada yang tahu,” ujar Kapolsek.

Kasus ini sebelumnya sempat menggemparkan warga Dusun Beji pada Senin (18/5/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat bernama Kasdolah.

Saat itu, Kasdolah terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara tangisan bayi yang samar dari arah depan rumah. Begitu memeriksa teras, ia mendapati sesosok bayi perempuan tergeletak di lantai dalam kondisi lemah, hanya terbungkus selembar kain putih, dengan tali pusar dan ari-ari yang masih menempel utuh.

Menindaklanjuti laporan warga, Tim Reskrim Polsek Jogoroto langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melacak jejak pelaku. Langkah penyelidikan polisi terbilang cepat, petunjuk lapangan langsung mengarah pada sosok ER.

“Saat ini ibu bayi (ER) sudah berada di Puskesmas Mayangan untuk mendapatkan penanganan,” tambah AKP M. Djulan.

Sementara itu, pihak medis menyatakan bahwa bayi perempuan tersebut kini dalam kondisi stabil, sehat, dan masih di bawah pengawasan intensif tim dokter Puskesmas Mayangan.

Penyidik kepolisian masih melakukan pendalaman intensif guna mengungkap motif mendasar dari aksi nekat pasangan remaja tersebut. Mengingat kedua pelaku masih di bawah umur, penanganan kasus ini dipastikan akan melibatkan unit khusus.

Reporter: Adi

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan