SURABAYA, MMCNEWS – 11 Juni 2026 – Dewan Komisaris PT PLN (Persero), Jisman Parada Hutajulu, melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) pada Kamis (11/6). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan arahan strategis terkait kondisi terkini subsistem kelistrikan Jawa Timur sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali).
Dalam agenda tersebut, Dewan Komisaris menerima pemaparan komprehensif mengenai kondisi operasi sistem, perkembangan infrastruktur ketenagalistrikan, serta langkah-langkah antisipatif PLN dalam menjawab tantangan pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah Jawa Timur.
Usai sesi diskusi, Jisman Parada Hutajulu melanjutkan kunjungan lapangan guna meninjau langsung progres pembangunan Gas Insulated Substation Extra High Voltage (GISTET) 500 kV Waru dan Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Waru. Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Hendro Prasetyawan, serta Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Timur dan Bali 1 (UPP JBTB 1), Ardo CH Situmorang, guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.
Jisman menyampaikan bahwa pembangunan GISTET 500 kV Waru merupakan proyek strategis yang mendapat atensi khusus serta pengawasan langsung dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian ESDM dan PLN Pusat.
“Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan sangat bagus dan berjalan on schedule. Secara fisik di lapangan sudah terlihat bahwa Interbus Transformer (IBT) 6 telah terpasang dengan baik. Kami optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target Commercial Operation Date (COD) pada Januari 2027,” ujar Jisman.
Lebih lanjut, Jisman juga memberikan apresiasi atas dedikasi tim di lapangan serta menegaskan bahwa infrastruktur ini akan memberikan kontribusi krusial dalam memperkuat kapasitas jaringan.
“Kami berharap sistem kelistrikan Jamali akan menjadi semakin andal dan lebih kuat dengan hadirnya GISTET 500 kV Waru dan GIS 150 kV Waru nantinya. Pada kesempatan ini, kami tentu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja yang sangat baik kepada teman-teman UIP JBTB dan UPP JBTB 1 yang terus mengawal proyek ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Komisaris juga menyoroti pentingnya akselerasi penyelesaian Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Krian–Waru agar sinkron dengan jadwal pengoperasian GISTET.
“Penyelesaian proyek SUTET 500 kV Krian–Waru harus terus didorong agar tepat waktu. Sinergi antara penyelesaian jalur transmisi dan gardu induk sangat vital, sehingga manfaat investasi infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat dirasakan secara optimal saat GISTET 500 kV Waru mulai beroperasi,” tegasnya.
Menanggapi arahan dan apresiasi tersebut, General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam mengeksekusi proyek sesuai dengan target yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan, arahan, serta apresiasi dari Bapak Jisman Parada Hutajulu. Dukungan ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim di UIP JBTB maupun UPP JBTB 1. Kami berkomitmen penuh untuk melakukan akselerasi penyelesaian proyek GISTET 500 kV Waru secara paralel dengan SUTET 500 kV Krian-Waru. Tentu saja, pelaksanaan di lapangan tetap mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kualitas pekerjaan yang prima, sehingga siap mendukung keandalan kelistrikan Jamali,” ungkap Hendro.
Melalui kunjungan kerja ini, PLN kembali menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis guna memastikan keandalan sistem tenaga listrik nasional dalam mendukung kemajuan ekonomi di masa depan. (@dex)















