BOJONEGORO — Pembangunan jalan rigid beton yang bersumber dari Dana Alokasi Bantuan Keuangan Khusus Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, diduga Gagal kontruksi.
Berdasarkan hasil pantauan pada 25 Maret 2026, kondisi fisik jalan yang baru selesai dikerjakan telah mengalami retak memanjang pada permukaan beton. Retakan tersebut terlihat jelas dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas konstruksi.
Selain itu, pada tahap pemasangan tulangan, besi wire mesh tampak tidak tersusun secara rapi dan tidak menunjukkan keseragaman jarak antar anyaman.
Pada beberapa titik, posisi besi terlihat tidak stabil dan tidak terikat dengan baik.
Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya mengacu pada standar teknis konstruksi jalan beton.














