GOW-BANTEN Kecewa Kepala SDN Kadubadak dan Komite Tak Hadiri Audiensi, Disdikpora Janji Tindak Lanjuti Laporan

  • Bagikan

Pandeglang-Banten | MMC – Gabungan Organisasi Wartawan dan Lembaga Banten (GOW-BANTEN) menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Kepala SDN Kadubadak, pengurus Komite Sekolah, maupun panitia kegiatan pelepasan dan kenaikan kelas dalam forum konferensi pers dan audiensi yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Jumat (26/6/2026).

Forum audiensi yang digelar sebagai ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan pendidikan, termasuk informasi mengenai pelaksanaan kegiatan pelepasan siswa dan kenaikan kelas di sejumlah sekolah, dinilai belum berjalan maksimal karena pihak yang diharapkan memberikan penjelasan langsung tidak hadir.

Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Nono Suparno, menyatakan bahwa pihaknya menerima seluruh laporan dan masukan yang disampaikan GOW-BANTEN serta akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku.

«”Kami terima laporannya dan akan kami tindak lanjuti,” ujar Nono Suparno di hadapan peserta audiensi.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh GOW-BANTEN sebagai bentuk komitmen awal Disdikpora untuk menelaah informasi yang berkembang di masyarakat.

Koordinator GOW-BANTEN sekaligus Ketua GWI DPC Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Disdikpora Kabupaten Pandeglang yang bersedia menerima audiensi dan mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Disdikpora Kabupaten Pandeglang, khususnya Sekdis, yang telah menerima kami dengan baik dan menyatakan akan menindaklanjuti laporan yang kami sampaikan. Ini merupakan langkah awal yang positif dalam menjawab perhatian masyarakat terhadap dunia pendidikan,” kata Raeynold.

Meski demikian, Raeynold mengaku menyayangkan ketidakhadiran Kepala SDN Kadubadak, pengurus komite sekolah, maupun panitia kegiatan yang menurutnya memiliki kesempatan untuk memberikan penjelasan secara langsung dalam forum tersebut.

“Kami berharap semua pihak yang berkaitan dengan persoalan ini dapat hadir agar forum audiensi menjadi ruang klarifikasi yang utuh. Kehadiran mereka tentu akan membantu menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal AWDI DPC Kabupaten Pandeglang sekaligus Koordinator II GOW-BANTEN, Jaka Somantri, menegaskan bahwa audiensi bukanlah forum untuk menghakimi siapa pun, melainkan wadah dialog yang mengedepankan transparansi dan penyelesaian persoalan berdasarkan fakta.

“Kami sangat menghormati proses yang sedang dilakukan Disdikpora. Namun kami juga berharap pihak sekolah, komite, maupun panitia kegiatan memiliki itikad baik untuk hadir ketika diundang dalam forum resmi. Klarifikasi secara langsung akan jauh lebih baik daripada membiarkan berbagai pertanyaan berkembang di tengah masyarakat,” tegas Jaka.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pendidikan.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah kejelasan. Ketika semua pihak bersedia duduk bersama dan menyampaikan fakta secara terbuka, polemik dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan,” tambahnya.

GOW-BANTEN menyatakan akan terus mengawal tindak lanjut yang akan dilakukan Disdikpora Kabupaten Pandeglang terhadap laporan yang telah disampaikan dalam audiensi tersebut. Organisasi itu berharap hasil penelaahan maupun langkah yang diambil nantinya dapat disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan mengenai alasan ketidakhadiran Kepala SDN Kadubadak, pengurus Komite Sekolah, maupun panitia pelepasan dan kenaikan kelas dalam forum audiensi tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Tim/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan