PANDEGLANG | MMC — Seorang pria bernama Andriansyah mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Situ Cikedal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan gadai mobil yang tengah dibahas antara korban dan terlapor, Jum’at (20/2/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari korban, insiden bermula ketika dirinya dihubungi oleh seorang pria berinisial B melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 17.00 WIB. Pesan tersebut, menurut Andriansyah, berisi ajakan untuk membahas permasalahan gadai mobil.
“Awalnya saya diajak membicarakan soal gadai mobil. Saya mengusulkan bertemu di Alun-alun Kecamatan Menes, tapi yang bersangkutan menolak,” ujar Andriansyah.
Ia kemudian mengusulkan lokasi lain, yakni Situ Cikedal. Usulan tersebut disepakati oleh terlapor B dan keduanya berjanji bertemu sekitar pukul 19.00 WIB.
Sebelum menuju lokasi pertemuan, Andriansyah mengaku sempat mengantarkan istrinya ke rumah orang tuanya di Desa Karyautama, Kecamatan Cikedal. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan ke Situ Cikedal untuk menemui B.
Sesampainya di lokasi, Andriansyah mendapati B tidak sendiri. Ia datang bersama seorang pria lain berinisial R. Pertemuan yang semula dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan gadai mobil, menurut Andriansyah, justru berujung ketegangan.
“Awalnya kami berbicara seperti biasa soal mobil. Namun situasi memanas dan terjadi adu mulut,” kata dia.














