Kota Jambi mmcnews.id Secara nasional, seluruh pensiunan Pos Indonesia hari ini secara serentak melakukan aksi demo.
Para pensiunan ini menuntut dan memperjuangkan hak hak mereka yang dipangkas oleh PT Pos Indonesia dari penerimaan gaji pensiun.
Menurut salah seorang pensiunan Pos Nenek Yarni, mengakui sudah dua puluh tahun lebih pensiun dari PT Pos Indonesia, setiap penerimaan gaji pensiun setiap bulan tidak pernah dipotong atau di pangkas
Oleh direksi PT Pos Indonesia saat ini seluruh gaji pensiun PT Pos Indonesia memotong dan memangkas pembayaran uang BPJS kesehatan dan uang tunjangan perbaikan penghasilan, seperti uang duka pensiunan dan uang pangan (Beras).
Sehingga dampak dari pemotongan ini mengakibatkan penghasilan dari gaji pensiunan berkurang dan bukannya bertambah.
Nenek Yurni, mengakui sudah tiga puluh tahun lebih pengabdi sebagai pegawai Pos Indonesia dan dua puluh lima tahun pensiun belum ada terjadi pemotongan gaji dari hak yang mereka terima.
Namun di tahun ini Nenek Yurni pada masa usia delapan puluh tahun ini pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terjadi pemotongan.
“Dengan aksi demo ini kami berharap Presiden Prabowo Subianto mendengar dan membantu para pensiunan PT Pos Indonesia dalam memperjuangkan hak mereka dihari tuanya ini. Harap Nenek Yarni disisa umur delapan puluh tahun ini.
Setelah melakukan orasi selama satu jam lebih didepan kantor PT Pos Indonesia Jambi di jalan Sultan Taha Kota Jambi, aksi damai puluhan pensiunan masuk kedalam menjumpai Direksi Kantor Pos Indonesia cabang Jambi, untuk menyampaikan surat tuntutan mereka yang akan disampaikan ke Kantor pusat PT Pos Indonesia. (RIZ)















