Dishub Madiun Jadi Contoh Palangkaraya Datang Belajar KPBU, APJ

  • Bagikan

MADIUN | mmcnews.id -;Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan kembali menorehkan capaian positif di bidang infrastruktur pelayanan publik. Keberhasilan penerapan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) menjadikan Kabupaten Madiun sebagai tujuan benchmarking Pemerintah Kota Palangka Raya, Jumat (24/4/2026), di Pendopo Muda Graha.

Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, dan disambut Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran perangkat daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun sebagai daerah rujukan pengembangan KPBU APJ.

“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum berbagi pengalaman dalam pengelolaan infrastruktur pelayanan publik melalui skema KPBU,” katanya.

Menurut Bupati, penerangan jalan umum memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“APJ saat ini berjumlah 7.459 titik. Total kebutuhan mencapai 11.500 titik, sehingga masih kurang sekitar 3.800-an titik,” jelasnya.

Ia menambahkan, KPBU menjadi solusi inovatif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Di sela kegiatan, peserta benchmarking juga menyaksikan video profil KPBU APJ Kabupaten Madiun. Dalam tayangan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, menjelaskan manfaat strategis APJ bagi masyarakat.

“Alat penerangan jalan sangat penting untuk mengurangi angka kriminalitas dan kecelakaan. Terpenting juga meningkatkan peluang UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menyampaikan daerahnya memiliki tantangan geografis cukup besar dalam penyediaan penerangan jalan.

“Dengan luas wilayah sekitar 2.853 kilometer persegi, 80 persen kawasan hutan, kebutuhan PJU menjadi sangat mendesak,” katanya.

Ia menyebut Kota Palangka Raya membutuhkan sedikitnya 2.891 titik penerangan jalan dengan estimasi anggaran Rp87 miliar.

Sebelumnya, pada 9 Februari 2026, Pemkab Madiun juga menerima kunjungan kerja Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mempelajari skema serupa.

Benchmarking beruntun dari berbagai daerah ini menegaskan Kabupaten Madiun sebagai rujukan nasional inovasi pembangunan penerangan jalan melalui sinergi kuat Pemkab Madiun dan Dinas Perhubungan.(pgh/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan