MMCNEWS.ID | Prestasi gemilang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dalam mengelola air bersih tampaknya benar-benar bikin daerah tetangga kepincut. Terbukti, Pemkab Blora kembali memboyong jajarannya untuk melakukan studi tiru jilid dua ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Jombang pada Jumat (22/05/2026).
Pertemuan top level ini digelar di Ruang Rapat Perumdam Tirta Kencana dan dihadiri langsung oleh para petinggi kedua daerah. Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, memimpin langsung rombongannya dan disambut hangat oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin S.Ag., M.Pd. (Gus Wabup), yang didampingi Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khoirul Hasyim, S.Pd., M.Pd.
Kunjungan ini bukan tanpa alasan. Hanya berselang sebulan dari pertemuan pertama pada 23 April 2026, Pemkab Blora merasa perlu menggali lebih dalam “resep rahasia” Jombang.
“Kunjungan pertama kami adalah untuk melihat bagaimana tata kelola Perumdam Tirta Kencana Jombang hingga bisa menyabet penghargaan enam kali berturut-turut. Jadi, tidak salah kalau Blora berguru ke Jombang,” ungkap Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini penuh kekaguman.
Blora menilai Jombang telah berhasil membuktikan bahwa BUMD air minum tidak hanya sekadar melayani, tapi juga mampu beroperasi secara sehat, efektif, dan efisien. Target Blora pun tidak main-main.
Misi utama Blora datang ke Jombang adalah, untuk mengadopsi sistem manajemen Jombang untuk diterapkan di Perumdam Tirta Amerta Blora.
“Minimal bisa meniru 60 sampai 70 persen kalau belum bisa 100 persen,” tambah Sri Setyorini.
Di sisi lain, Wakil Bupati Jombang yang akrab disapa Gus Wabup menjelaskan bahwa mengelola BUMD air minum memang butuh formula khusus. Perusahaan daerah dituntut harus seimbang antara menjalankan fungsi sosial (pelayanan publik) dan menjaga keberlanjutan bisnis.
Saat ini, fokus pengembangan Perumdam Tirta Kencana Jombang meliputi:
Ekspansi Layanan: Memperluas cakupan wilayah air bersih untuk warga.
Penguatan Manajemen: Sinergi tata kelola perusahaan yang bersih dan profesional.
Efisiensi Operasional: Memangkas biaya yang tidak perlu tanpa menurunkan kualitas air.
“Pemkab Jombang akan terus mendorong peningkatan kualitas BUMD ini agar selalu siap menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Gus Wabup Salmanudin.
Pertemuan kedua ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas atau sekadar foto bersama. Pemkab Jombang berkomitmen membuka pintu informasi dan pengalaman seluas-luasnya bagi Blora.
Ke depan, kedua daerah sepakat mematangkan kerja sama berkelanjutan, mulai dari pertukaran inovasi teknologi air minum hingga transfer pengalaman manajerial. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar-daerah adalah kunci utama demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.
Reporter: Adi















