Ket foto; Saiful saat bersama tim saat pasang baliho (screnshoot)
Sampang || MMCMadura, Syaiful perangkat desa noreh yang diketahui merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diduga ikut mengkampanyekan salah satu calon.
Hal itu terkuak dengan adanya vedeo berdurasi 31 detik digroup whatsaap, terlihat Syaiful berkaos putih dan pakai sarung bersama dengan beberapa tim 01 memasang alat peraga kampanye.
Dalam vedeo itu terdengar Syaiful mengucapkam “selamat” dan mengacungkan jempol dan disahut dengan temennya “siap menang bos” yang informasinya vedeo itu terjadi pada sore hari di dusun Labang desa Noreh kecamatan sreseh kab. Sampang.
Setelah dikonfirmasi Syaiful mengaku keterlibatannya merupakan sebuah pengawalan sebagai kepala dusun dalam pemasangan baliho yang diketuai oleh Penjabat (PJ) kepala desa.
“Saya selaku kepala dusun mengawal dengan pemasangan baliho, tadi sore, saya netralitas, karena minta tolong saya kawal. Itupun diketuai oleh pak do’i. Saya sudah koordinasi sama pak pj nya barusan, yang namanya manusia takut ada kesalah pahaman begitu. Terima kasih.” Ucap Saiful. Jum’at (16/11/24).
Menanggapi hal itu Penjabat (PJ) Kepala desa, Hado’i saat dikonfirmasi melalui whatsaap menjelaskan sedikit simpel perangkat desa harus mematuhi peraturan pemilukada.
“Aturan main sangat jelas ttg Pemilukada dan harus dipatuhi.” Jelas hado’i singkat.
Disinggung sangsi perangkat ikut kampanye pihaknya tak merespon.
Dengan kejadian itu publik tentunya bisa menilai serta berharap Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) sreseh Mengawasi netralitas semua pihak yang dilarang ikut serta dalam kegiatan kampanye sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini di wilayah kecamat
an.
(Man)















