Sabet Golden Trophy, Perumdam Tirta Kencana Jombang Jadi “Kiblat” Studi pemkab Blora

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Prestasi mentereng Perumdam Tirta Kencana Jombang di level nasional kian mengukuhkan posisinya sebagai role model pengelolaan BUMD di Indonesia. Keberhasilan meraih Golden Trophy pada TOP BUMD Awards 2026 memicu gelombang apresiasi, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Blora yang memboyong jajaran pimpinannya untuk melakukan studi tiru ke Kota Santri, Kamis (23/4/2026).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, disambut hangat oleh Bupati Jombang, H. Warsubi, di Ruang Rapat Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang. Fokus utama pertemuan ini adalah membedah “resep rahasia” Perumdam Tirta Kencana yang sukses mempertahankan predikat Bintang 5 selama empat tahun berturut-turut.

Bupati Jombang, H. Warsubi, menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah kebetulan. Menurutnya, transformasi Perumdam Tirta Kencana berakar pada tiga pilar utama yakni Optimalisasi Sumber Air Baku dengan cara memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan.

Penguatan Jaringan Distribusi dengan cara meminimalisir kebocoran dan memperluas jangkauan, serta digitalisasi Pelayanan yaitu menciptakan sistem yang cepat, transparan, dan memudahkan pelanggan.

“Keberhasilan bukan hanya soal trofi, tapi soal bagaimana masyarakat merasakan langsung layanan air bersih yang berkualitas. Kami terus mendorong digitalisasi agar pelayanan lebih responsif,” ujar Warsubi.

Kekaguman senada disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman. Ia mengakui bahwa pengelolaan air minum di Jombang telah mencapai level yang sangat matang, sehingga layak menjadi referensi bagi pembangunan di Blora.

Tak hanya sekadar diskusi teori, rombongan Pemkab Blora terjun langsung ke lapangan meninjau Instalasi Air Minum Tiber di Desa Plandi. Di sana, Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khoirul Hasyim menunjukkan kecanggihan sistem pengolahan dan distribusi air yang dikelola secara modern dan efisien.

Selain sektor air minum, kunjungan ini juga menjadi ajang diskusi strategis terkait pengelolaan PKL dan Alun-alun. Diharapkan Blora belajar menata ruang publik yang estetis namun tetap menghidupkan ekonomi rakyat.

Selain itu kinerja Bank Jombang yaitu dengan Mengintip kesuksesan BUMD perbankan dalam mendukung UMKM. Dan Ketahanan Pangan dengan cara berkolaborasi strategis antar-daerah dalam menghadapi tantangan pangan masa depan.

Kunjungan ini ditutup dengan komitmen kuat kedua daerah untuk terus menjalin komunikasi intensif. Bagi Jombang, ini adalah pembuktian bahwa inovasi BUMD mampu memberikan dampak luas, sementara bagi Blora, ini adalah langkah akselerasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayahnya.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan