Ket foto; Saodi saat memegang celurit (istimewa)
Sampang || MMCMadura, Dua hari menjelang hari pencoblosan pemilihan kepada daerah (Pilkada) kabupaten Sampang suasana mencekam terjadi didusun Malenggur desa Gunung Rancak kecamatan Robatal Sampang Madura pada Senin (25/11/24).
Pasalnya saat prosesi persiapan penyaluran C6 KWK beberapa oknum yang diketahui merupakan pendukung pasangan calon nomer urut 1 berusaha menguasai dan membawa ratusan lembar pemberitahuan milik semua pemilih di TPS 3 desa setempat.
Diceritakan Holil (41) salah satu warga yang ada disekitar lokasi, Kejadian tersebut bermula saat panitia berniat membagikan C6 KWK, namun masih menandatangani lembaran tersebut
Saat penandatanganan hampir selesai dan sudah mau membagikan, tiba-tiba Saodi dan beberapa rekannya tiba-tiba langsung berusaha menguasai lembar C6 KWK.
“Mereka tiba-tiba datang mau menguasai C6 KWK tersebut, dengan melakukan pengancaman dengan mengeluarkan sebilah celurit, sehingga sempat cekcok”, Cerita Holil.
Meski demikian Saodi beserta rombongan berhasil membawa seluruh lembaran tersebut beserta ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Namun setelah dikejar ternyata dirinya membawa ketua KPPS hingga kantor PPS yang akhirnya ketua beserta anggota KPPS bersedia membagikan walau hingga larut malam
“Akhirnya bersama pihak kepolisian, meski sampe malam kita kawal untuk dibagikan”, imbuhnya
Sekedar diketahui publik sampai berita ini diturunkan, Kasi Humas Polres Sampang belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini. Sumber (mcs)
(Man)















