Tangis Bayi Bertali Pusar di Jogoroto Temui Titik Terang, Remaja 17 Tahun Diringkus Polisi

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Penemuan bayi perempuan yang menggegerkan warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Jombang, mulai menemui titik terang. Tak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres Jombang untuk mengendus jejak pelaku.

Melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), polisi berhasil mengamankan seorang remaja berinisial S (17) yang diduga kuat merupakan ayah kandung dari bayi malang tersebut.

Remaja asal Kecamatan Sumobito itu tak berkutik saat diringkus petugas di sekitar kawasan Puskesmas Mayangan, Jogoroto, pada Senin (18/5/2026) siang.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan cepat setelah polisi melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, terduga pelaku sedang berada di markas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Benar, yang bersangkutan sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” ujar AKP Dimas, Selasa (19/5/2026).

Pihak kepolisian tidak ingin gegabah. Saat ini, Unit PPA yang berkolaborasi dengan Tim Resmob Polres Jombang masih mengorek keterangan lebih dalam mengenai kronologi dan motif di balik aksi nekat membuang darah daging sendiri tersebut. Polisi juga tengah membidik dugaan tindak asusila yang melatarbelakangi peristiwa ini.

“Kami masih mendalami motif maupun kemungkinan perbuatan lain yang berkaitan dengan kasus ini,” tegas Dimas.

Mengingat usia terduga pelaku yang masih di bawah umur, AKP Dimas menjelaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai koridor undang-undang yang berlaku.

Sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Kami menggunakan peradilan pidana anak. Karena anak yang berhadapan dengan Hukum (ABH), usianya masih 17 tahun.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (18/5/2026) dini hari yang sunyi. Warga Dusun Beji mendadak tersentak dari tidurnya saat mendengar suara tangisan bayi yang menyayat hati dari arah luar rumah.

Saat ditelusuri, warga mendapati pemandangan yang menyedihkan, sesosok bayi perempuan mungil tergeletak begitu saja di halaman depan rumah salah satu warga.

Tragisnya, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih bernyawa dan menangis kuat. Tali pusar masih menempel (belum terpotong).

Hanya dibalut selembar kain seadanya untuk menghalau dinginnya angin malam.

Warga yang panik langsung menyelamatkan bayi tersebut dan segera melaporkan kejadian ini ke aparat desa serta kepolisian setempat, hingga akhirnya berujung pada penangkapan S. Kini, polisi masih terus memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam pembuangan bayi ini.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan