Diterpa Isu Jual Sapi Sepihak, Pemdes dan Bumdes Mancilan Jombang Buka Suara

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Isu miring mengenai dugaan Kepala Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang yang menjual secara sepihak aset sapi milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Mancilan akhir akhir ini menjadi topik panas di kalangan masyarakat.

Namun, pihak Pemerintah Desa Mancilan dengan tegas membantah tudingan liar yang sempat beredar di tengah masyarakat tersebut.

Ketika dikonformasi, Kepala Desa Mancilan, Atim Riduwan menjelaskan bahwa segala bentuk pengelolaan, termasuk urusan jual beli hewan ternak yang dikelola oleh unit usaha Bumdes, merupakan wewenang penuh pengurus Bumdes dan wajib dijalankan secara transparan.

“Segala urusan terkait sapi, baik penjualan maupun pengembang biakannya, itu adalah ranah dan wewenang penuh pengurus Bumdes. Pembukuannya pun sudah tercatat dengan sangat jelas dan diketahui oleh seluruh jajaran pengurus,” tegas Atim kepada mmcnews.id, Rabu (20/5/2026).

Dari keterangan narasumber yang engan disebutkan namanya mengatakan, jika setiap ada transaksi penjualan terutama di momen seperti menjelang musim kurban saat harga sapi sedang tinggi nominal hasil penjualan dilaporkan secara terbuka.

“Sapi yang dijual itu harus transparan. Begitu laku, hasilnya harus di share atau dibagikan di grup pengurus Bumdes. Nominal uangnya laku berapa, semua harus tahu. Aliran uangnya jelas, digunakan untuk apa saja, agar semua pengurus mengerti,” ungkap narasumber.

Lebih lanjut, pihak Pemdes meluruskan alasan di balik penjualan satu ekor sapi belakangan ini. Langkah tersebut diambil murni sebagai strategi bisnis, mengingat momentum harga menjelang Idul adha tegolong tinggi.

Selain itu, penjualan ini juga bertujuan agar warga yang merawat sapi-sapi tersebut bisa segera merasakan hasil jerih payah mereka. Keuntungan dari penjualan tersebut nantinya akan diputar kembali oleh Bumdes, salah satunya untuk membeli bibit sapi baru yang berukuran lebih kecil.

“Ini kan mendekati momentum musim kurban, harga sedang mahal, jadi sapi dijual. Lagipula, warga yang merawat ternak tentu juga ingin melihat hasilnya. Uangnya nanti bisa digunakan Bumdes untuk membeli bibit sapi yang kecil lagi,” kata Atim.

Diketahui, posisi Ketua Bumdes Mancilan saat ini dijabat oleh Alex dengan didampingi oleh Catur Dinaayu Husadani di posisi Bendahara, serta diperkuat oleh 10 orang anggota yang aktif mengawasi jalannya usaha Desa.

Pemerintah Desa Mancilan menghimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai kabar yang tidak jelas sumbernya dan baiknya agar segera mengonfirmasi kepada pengurus Bumdes jika terdapat hal-hal yang memerlukan klarifikasi.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan