BOGOR | MMCNews.id, – Menanggapi keributan terkait pernyataan keliru oknum anggotanya dalam acara Safari Jurnalistik, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dedy Firdaus angkat bicara dengan tegas dan terbuka saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, 09/07/2026.
Dedy mengakui dirinya sempat terlambat hadir di lokasi sehingga tidak mengetahui secara pasti detail kejadian saat pernyataan menohok itu dilontarkan. Namun begitu tiba dan mengetahui fakta yang terjadi, ia langsung bertindak cepat di hadapan seluruh awak media.
“Saat saya tiba di lokasi dan mengetahui hal ini, saya langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rekan media yang hadir. Saya tidak berkelit: bagaimanapun juga, anggota saya adalah tanggung jawab saya sepenuhnya,” ujar Dedy dengan sikap berwibawa.
Ia pun menyayangkan narasi yang beredar belakangan ini. Menurutnya, kesalahan ucapan oknum itu langsung dihebohkan luas, sementara langkah rekonsiliasi yang sudah ia lakukan di lokasi justru luput dari pemberitaan.
“Saya heran, kenapa hanya kesalahan ucapan anggota saya yang diramaikan? Padahal permohonan maaf yang saya sampaikan secara terbuka di depan banyak wartawan—bahkan terekam kamera dan rekaman suara rekan-rekan sekalian—tidak ada yang memuatnya. Padahal saat itu saya sudah luruskan masalahnya di tempat,” tegasnya.
Dedy menegaskan dengan tegas bahwa pernyataan yang disampaikan anggotanya murni merupakan kekeliruan pemahaman pribadi, dan sama sekali bukan sikap maupun kebijakan resmi organisasi PWI.
Terkait langkah penanganan internal, ia menyatakan sudah memberikan tindakan nyata:
“Saya sudah memberikan teguran keras secara langsung kepada oknum yang bersangkutan saat itu juga, agar tidak terulang lagi kesalahan serupa yang bisa merusak nama baik profesi dan persaudaraan kita.”
Di akhir pernyataannya, Dedy Firdaus kembali mengajak seluruh elemen pers untuk bersatu:
“Saya berharap rekan-rekan seprofesi dapat berlapang dada dan memaafkan kekeliruan ini. Mari kita jaga bersama keharmonisan serta martabat dunia pers di Indonesia.”
PWI berkomitmen akan memperketat pembinaan, pemahaman aturan hukum, serta etika jurnalistik bagi seluruh anggotanya ke depannya.















