Boven Digoel, Mmcnews – Seorang co-pilot Helikopter berinisial SW (27) diserang oleh orang tak dikenal (OTK) ketika sedang membongkar muatan bahan makanan (bama) bagi para penambang emas di wilayah Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.
Menurut keterangan saksi AK (26) adalah sang pilot Helikopter mengatakan pada hari Selasa 4 Juli 2023, pukul 14.25 Wit, mereka berangkat dari lapangan terbang iwot Tanah Merah, kemudian pada pukul 15.15 Wit mereka tiba di lokasi tambang emas lokal di Mining 88 Oksibil Pegunungan Bintang.
“Saat sedang membongkar muatan itulah, ada 4 warga asli Papua datang dan mengatakan kenapa lama sekali datang sambil marah-marah,” jelasnya.
Ia juga menuturkan tidak lama kemudian, tiba-tiba ada salah satu dari mereka memukul co pilot dengan benda tumpul. Akibat dari serangan tersebut, co pilot mengalami luka dibagian kepala dan punggung belakang.
Ia juga mengatakan korban terpaksa harus berlari memutari landasan pacu karena masih dikejar oleh pelaku, sementara dirinya tidak bisa melakukan pertolongan karena sudah ditodong dengan senjata angin oleh pelaku lainnya.
Tidak lama kemudian, lanjutnya, korban berhasil masuk ke dalam helikopter dan menutup pintu. Namun, pelaku melempar jendela dengan benda tumpul dan kembali menghantam jendela dengan parang yang dia pegang hingga pecah.
“Melihat hal itu, saya pun bergegas masuk helikopter dan langsung lepas landas menuju Tanah Merah agar teman saya bisa segera mendapatkan pertolongan medis,” tutupnya.
Menyikapi kejadian tersebut pihak kepolisian setempat akan mencari, mengumpulkan berbagai bahan bukti dan keterangan tentang kejadian. Serta akan melakukan penyelidikan terhadap orang atau barang yang akan dikirimkan ke wilayah oksibil melalui jasa penerbangan helikopter.















