BOJONEGORO – Sejumlah wali murid mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di SPPG Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo. Mereka menilai porsi maupun komposisi makanan yang diberikan kepada siswa belum memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.
Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua membandingkan menu yang diterima anak-anak mereka dengan pedoman gizi seimbang yang sebelumnya disosialisasikan.
Ada yang menilai lauk kurang variatif, porsi protein minim, hingga kualitas bahan yang dianggap tidak konsisten.
“Kalau ini disebut makan bergizi, seharusnya kandungan proteinnya cukup dan menunya seimbang. Tapi yang kami lihat belum seperti itu,” ujar salah satu wali murid.
Menanggapi hal tersebut, Dimas selaku Koordinator SPPG setempat mengakui adanya kekacauan dalam pelaksanaan di awal bulan. Ia juga tidak menampik bahwa menu yang disajikan memang belum sepenuhnya memenuhi standar gizi.
“Memang ada kekacauan, dan kami akui belum memenuhi standar gizi. Ini karena di awal bulan harga bahan-bahan naik hampir semuanya,” jelas Dimas saat dikonfirmasi.
Menurutnya, lonjakan harga bahan pokok seperti beras, telur, ayam, dan sayuran cukup memengaruhi penyusunan menu.















