Penggunaan Dana Desa Telatang Merapi Ta 2020 Untuk Paud dan Perpustakaan Diduga Fiktif

  • Bagikan

Lahat | mmcnews.id – Adanya Dana Desa menjadikan sumber pemasukan di setiap desa akan meningkat. Meningkatnya pendapatan desa yang diberikan oleh pemerintah untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat berupa pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan kelembagaan desa dan kegiatan lainya yang dibutuhkan masyarakat desa yang diputuskan melalui Musrenbang Desa.

Tetapi dengan adanya Dana Desa juga memunculkan permasalahan baru, yaitu tak sedikit masyarakat yang mengkhawatirkan tentang pengelolaan Dana Desa.

Hal ini berkaitan dengan kondisi perangkat desa yang dianggap masih rendah kualitas SDM-nya, dan belum kritisnya masyarakat atas pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa) sehingga bentuk pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat tidak dapat maksimal.

Seperti yang terjadi didesa Telatang kecamatan merapi barat kabupaten Lahat Dana desa di desa tersebut Ta 2020 hampir satu milyar itu menjadi sorotan.

Pasalnya dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) dana desa Telatang yang dialokasikan untuk

1) Pelenyengaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/ dan Madrasah Non Formal milik Desa (Honor + pakaian) sejumlah Rp.20 Juta. dan

2) Pegelolahan Perpustakaan milik desa (Pengadaan Buku, Honor, Taman Baca) sekitar 18.200.000 , –

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan