BOJONEGORO – Suasana malam Ramadan di Kabupaten Bojonegoro semakin semarak dengan digelarnya Parade Oklik dan Pawai Obor Sewu yang resmi diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kamis (19/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai dari kawasan Mastumapel Bojonegoro ini menjadi magnet budaya yang menyedot perhatian masyarakat.
Nuansa tradisional berpadu dengan semangat religius menjelang Hari Raya Idul Fitri, menciptakan atmosfer yang hangat, meriah dan penuh makna di Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, parade oklik bukan hanya hiburan di Bojonegoro, tetapi juga bagian dari identitas daerah yang harus dijaga dan diwariskan.
“Kita ingin budaya Bojonegoro terus dikenal, terutama oleh anak muda. Oklik ini adalah salah satu ikon daerah yang membanggakan dan harus tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa masih banyak generasi muda Bojonegoro yang belum mengenal warisan budaya daerahnya sendiri.















