Boven Digoel, Mmcnews – Dalam beberapa hari terakhir, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Boven Digoel telah mengadakan serangkaian rapat untuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Rapat yang berlangsung dari 7 hingga 9 Oktober 2024 ini bertujuan untuk menginformasikan masyarakat tentang sisa anggaran yang ada.
Dari pembahasan tersebut, terungkap bahwa dari total APBD yang mencapai Rp1.295.884.364.543, terdapat sisa anggaran sebesar Rp86.576.840.000. Angka ini menunjukkan bahwa belanja daerah di Kabupaten Boven Digoel masih rendah, yang bisa menandakan belum optimalnya penggunaan dana untuk kebutuhan masyarakat.
Rapat-rapat ini memiliki tujuan yang sangat penting. Anggota DPRK ingin memastikan masyarakat Boven Digoel mendapatkan informasi yang jelas dan transparan tentang penggunaan sisa anggaran. Ini penting agar masyarakat memahami bagaimana dana dikelola dan memiliki kesempatan untuk memberikan masukan.
Sisa anggaran ini sangat krusial, karena dapat dialokasikan untuk berbagai kebutuhan mendesak di daerah, seperti pembangunan infrastruktur, program sosial, pendidikan, dan kesehatan. Dengan pengetahuan yang baik tentang sisa anggaran, masyarakat bisa lebih aktif dalam mengawasi penggunaan dana tersebut, memastikan bahwa anggaran digunakan untuk kepentingan umum.
Dengan adanya pembahasan yang terbuka, diharapkan masyarakat di Boven Digoel akan lebih memahami pengelolaan keuangan daerah. Ini memberi peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah dalam penggunaan anggaran.
Memahami sisa anggaran APBD 2024 sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Boven Digoel. Masyarakat berhak tahu bagaimana dana ini akan digunakan, dan diharapkan pemerintah daerah dapat mengelola anggaran dengan baik demi kesejahteraan bersama. Dengan informasi yang jelas, masyarakat dapat berperan aktif dalam pengawasan dan memastikan bahwa dana digunakan secara efektif untuk kepentingan mereka. [Linthon]















