Sidoarjo | MMCNEWS , 16 Juli 2025 — Pemerintah Kecamatan Wonoayu bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar sosialisasi pengelolaan sampah di ruang rapat Kantor Kecamatan Wonoayu. Kegiatan ini dibuka oleh Plt Camat Wonoayu, Drs. Anwar, dan menghadirkan Ir. Supriyono, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, sebagai narasumber. Turut hadir pula perwakilan dari DLHK, Budi Santoso, serta para perwakilan desa se-Kecamatan Wonoayu.
Dalam sambutannya, Drs. Anwar menyampaikan pentingnya kesadaran bersama dalam pengelolaan sampah. Ia menekankan bahwa meskipun di Kecamatan Wonoayu telah terdapat beberapa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), namun pelaksanaannya belum maksimal.
“Kami berharap ke depan setiap desa semakin sadar dan peduli terhadap pengelolaan sampah. Kami tengah mencari desa yang siap menyediakan lahan untuk pembangunan tempat pengelolaan sampah. Insyaallah, pemerintah daerah akan mendukung pembangunannya,” terang Anwar.
Hal senada disampaikan oleh Ir. Supriyono dari Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab semua pihak, dari lapisan terbawah hingga pimpinan daerah.
“Kami sebagai legislator berupaya mensupport program pengelolaan sampah agar berjalan baik dan tepat sasaran. Harapannya, hanya 30 persen sampah yang dikirim ke TPA Jabon, sedangkan 70 persen bisa dikelola di TPS3R atau TPST di tingkat desa,” ujar Supriyono, politisi Partai Gerindra yang juga lulusan IPB.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan jika dikelola oleh pengurus yang amanah.
Sementara itu, saat ini Kecamatan Wonoayu telah menerima bantuan dua unit mesin pencacah sampah. Satu unit telah ditempatkan di Desa Ploso, sedangkan satu unit lainnya direncanakan akan disalurkan ke desa yang membutuhkan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD yang merupakan wujud dari fungsi penganggaran dan perencanaan pembangunan, serta menjadi sarana aspirasi masyarakat. (Sis)















