Bitung- mmcnews.my.id. LSM Kibar Nusantara Merdeka Dan Para Awak Media, Menemukan Gudang Tempat Penampungan BBM ilegal Solar Bersubsidi diwilayah kelurahan sagrat kecamatan Matuari Kota Bitung, Samping Kandang Ayam Lama, Malam Ini Pukul 10. 00. wita, 21 Mei 2025.
Dari hasil temuan Dan Investigasi Tersebut Beberapa Mobil Jenis Dam Truk, Mini Bus Bitung Manado, Mobil truk Berwarna Merah dan Mobil Box Jenis Kanvas, yang diduga Mereka Melakukan tab Di salah satu SPBU, Dan di Bawa ke gudang Yang dimaksut hal demikian,” Bahwa Mobil tersebut Di Ikuti Oleh LSM dan Para Awak Media Sampai pada Titik yang dimaksud.
Terindikasi Gudang tersebut diawasi oleh salah satu oknum dan Juga bagian dari Penanggungjawab yang diduga adalah “,Acel,” untuk penanggung jawab lapangan tidak lain bernama *bemo,
Sekretaris Jenderal LSM Kibar NM, Yohanes Missah, pada Rabu (21/5/2025) malam telah menyampaikan laporan temuan ini langsung kepada Kapolres Bitung melalui pesan WhatsApp. Dalam pesannya, Yohanes menyampaikan bahwa gudang tersebut diduga tidak memiliki izin resmi dan merupakan titik distribusi BBM ilegal. Ia juga menyoroti lemahnya informasi kepemilikan serta struktur operasional gudang yang serba samar.
“Kami telah menyampaikan langsung kepada Pak Kapolres bahwa ada aktivitas penampungan solar yang mencurigakan. Sayangnya, saat kami mencoba menemui Kanit Tipiter untuk menyerahkan data temuan, beliau tidak ada di tempat dan tidak merespons telepon,” ujar Yohanes dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Yohanes menyampaikan kekecewaannya atas lambannya respons Polres Bitung dalam menangani laporan masyarakat terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Kami sebagai masyarakat sangat kecewa. Pelayanan dalam menindaklanjuti laporan kami mengenai penyalahgunaan BBM bersubsidi ini terasa sangat lambat. Kami mendesak ada langkah tegas dari aparat penegak hukum,” tegas Yohanes.
LSM Kibar NM mendesak aparat kepolisian Polres Butung, untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan penampungan dan distribusi ilegal BBM bersubsidi tersebut, mengingat dampaknya sangat besar bagi masyarakat, terutama dalam hal distribusi energi yang adil dan sesuai peruntukan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut atas laporan ini.















