MMCNEWS.ID | Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang kembali menuai sorotan.
Sejumlah wali murid mengeluhkan komposisi menu yang diterima siswa karena dinilai belum mencerminkan standar gizi seimbang, terutama dari sisi asupan protein.
Keluhan mencuat setelah beredarnya pesan singkat dari salah satu wali murid berinisial Y melalui grup WhatsApp orang tua siswa.
Dalam pesannya, ia menyayangkan menu MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2), bertepatan dengan bulan Ramadan.
Mirisnya, paket makanan yang diterima siswa tingkat TK dan SD di wilayah Diwek dilaporkan berisi singkong goreng keju, remahan peyek kacang, empat butir kurma, serta satu buah jeruk.
“Menu seperti ini kurang mencerminkan makan bergizi. Isinya dominan karbohidrat dan gorengan, tidak ada sumber protein hewani maupun sayuran,” katanya.
Hal senada juga di ungkapkan H, wali murid SD Negeri Diwek II yang menyampaikan kekecewaan serupa. Ia menilai kualitas menu mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.
“Saya kecewa karena hari ini hanya singkong keju untuk porsi anak SD, tidak ada susu. Kalau seperti ini, gizinya dari mana?,” ungkapnya dengan singkat.
Para orang tua menegaskan, bahwa program MBG seharusnya mampu menunjang kebutuhan nutrisi anak, khususnya protein, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta daya tahan tubuh.
Kritik tersebut memunculkan pertanyaan terkait mekanisme pengawasan, standar komposisi menu, serta evaluasi terhadap penyedia layanan di tingkat pelaksana.
Terlebih, program ini didanai oleh anggaran pemerintah dengan tujuan utama meningkatkan kualitas gizi peserta didik.
Sejumlah wali murid berharap ada evaluasi menyeluruh, agar menu yang disajikan benar-benar selaras dengan prinsip gizi seimbang dan tujuan program.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyedia maupun instansi terkait masih dalam upaya konfirmasi untuk memberikan klarifikasi resmi atas keluhan tersebut.
Reporter: Adi















