Cuaca Ekstrim di Merauke Paksa 795 Orang Mengungsi

  • Bagikan
Img 20240316 Wa0016

Merauke, Mmcnews – Gelombang cuaca ekstrim yang menerjang Merauke dan sekitarnya beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir, memaksa sejumlah warga untuk mengungsi.

Warga yang terdampak banjir telah diselamatkan dan ditampung di Gedung Olahraga Head Sai Merauke oleh Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Merauke, di bawah arahan Sujatmiko, Kepala BNPB setempat. Evakuasi dilakukan sejak pagi tanggal 15 Maret 2024. Bupati Merauke juga turun langsung memantau kondisi di lapangan. Sekitar 795 jiwa dari berbagai kelurahan, terutama yang berada di pesisir seperti Samkai, Kampung Buti, dan Maro, telah mengungsi ke GOR.

“Sesuai perintah Bupati Merauke, kami dari Badan Penanggulangan Bencana melakukan evakuasi untuk menjaga keselamatan warga yang terdampak banjir. Kami juga dibantu oleh TNI dan POLRI dalam evakuasi ini. Jumlah pengungsi dari beberapa kelurahan seperti Samkai (565 jiwa), Maro (123 jiwa), dan Kampung Buti (107 jiwa) telah mencapai 795 jiwa. Kami memperkirakan angka ini masih bisa bertambah,” ungkap Sujatmiko.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG dan mendapatkan perkiraan cuaca ekstrim ini akan berlanjut hingga hari Senin.

“Kami menerima informasi bahwa cuaca ekstrim akan berlangsung hingga Senin, 18 Maret 2024. Oleh karena itu, kami bersama TNI, POLRI, dan OPD terkait melakukan koordinasi dan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terdampak banjir Rop, untuk siap melakukan evakuasi jika diperlukan,” tambahnya.

“Dinas Sosial telah memberikan bantuan berupa tikar dan selimut bagi pengungsi serta membuka dapur umum. Kami berharap situasi ekstrim ini segera berakhir dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing,” tutupnya. (Gilang/Linthon)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan