BOJONEGORO | MMCNEWS – Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Bojonegoro menggelar acara halalbihalal dan rapat konsolidasi di Baresta Cafe, Jalan Monginsidi, Bangilan, Kapas, Bojonegoro, pada Sabtu (26/04/2025).
Acara ini dihadiri oleh penasehat dan pengurus DPC ABPEDNAS Kabupaten Bojonegoro serta Mahmudi, S.Sos., M.M., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Ketua DPC ABPEDNAS Bojonegoro, Abdul Jamal, berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antaranggota serta menyatukan visi dan misi dalam mendukung pembangunan desa di seluruh wilayah Bojonegoro.
“Mudah-mudahan melalui acara ini, kita bisa semakin mempererat silaturahmi dan menyatukan visi dan misi demi mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro, khususnya di tingkat desa,” ujarnya.
Abdul Jamal juga menyampaikan bahwa dalam forum tersebut dibahas konsolidasi dan persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus oleh Bupati Bojonegoro. Ia mengungkapkan, dari seluruh pengurus, sekitar 85% hadir dan sisanya izin secara resmi.
“Kehadiran yang tinggi ini menjadi acuan untuk memantapkan kegiatan dalam beberapa hari ke depan, termasuk persiapan pelantikan,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Abdul Jamal menyoroti pentingnya sinergi antaranggota BPD dan berharap organisasi dapat membantu menyukseskan program pembangunan desa. Ia juga mendorong adanya perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terutama terkait peremajaan kendaraan operasional BPD.
“Dulu kendaraan operasional BPD motor bebek keluaran tahun 2004. Saat ini banyak yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Kami berharap ada peremajaan kendaraan untuk menunjang kegiatan operasional di 28 kecamatan atau lebih dari 300 desa di Bojonegoro,” katanya.
Saat ditanya mengenai pendanaan kegiatan, Abdul Jamal menjelaskan bahwa untuk saat ini DPC ABPEDNAS masih mandiri dan menggunakan iuran dari para pengurus.
“Kalau tidak punya jiwa petarung, teman-teman tidak mungkin bisa mengadakan acara sebesar ini. Uang bukan masalah utama, yang penting semangatnya,” ucapnya blak-blakan.
Abdul Jamal menegaskan bahwa ke depan DPC ABPEDNAS optimistis dapat berjalan sesuai fungsinya dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pembangunan pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Ia juga mengingatkan bahwa lima tahun lalu, saat menjabat sebagai bendahara umum ABPEDNAS, sudah ada audiensi dengan Bupati yang menghasilkan program pembinaan dan peningkatan kapasitas BPD. Kini, ia ingin capaian tersebut ditingkatkan, termasuk dalam hal kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak BPD.
Terkait jadwal pelantikan, Abdul Jamal mengatakan bahwa sesuai koordinasi awal dengan Dinas PMD, pelantikan direncanakan pada 28–30 April 2025, namun tetap menyesuaikan jadwal Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.
“Acara halalbihalal ini sekaligus menjadi momentum untuk konsolidasi sambil menunggu instruksi resmi dari PMD terkait pelaksanaan pelantikan,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemberdayaan ormas agar bisa memberikan kontribusi nyata.
“Bukan sekadar mendirikan ormas, ABPEDNAS harus mampu menunjukkan peran nyatanya di masyarakat. Kegiatan rutin, peningkatan sumber daya, dan penguatan kelembagaan menjadi tantangan agar organisasi tetap eksis dan dikenal luas,” pungkas Mahmudi. (*)














