MMCNEWS, Muara Tara -Sumsel : 15 Desembee 2025 .
Seorang laki laki bernama inisial Danang (41 Tahun) Warga asal Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan telah menjadi Korban pengeroyokan tepat nya pada Minggu, 10 Agustus 2025 sekira pukul 20.48 Wib.yang berlokasi di Rumah kepala Desa AIir Bening yang dilakukan oleh Tersangka pelaku pengertian disertai penganiaya inisial (R) dan kawan kawan yang mengakibatkan Korban mengalami luka Tusuk,dan Bacok di bagian Punggung belakang dan pinggang,


Danang (korban) mengutarakan berawal kejadian saat iru dirnya sedang mengantar penumpang tiba melewati jalan yang macet, korban meminta agar pelaku tak terduga mendahului agar kendaraan korban bisa lewat. Namun permintaan itu ditolak.
Selanjut nya Tersangka (R) dan rekan rekan nya mengajak ribut, namun Korban mengalah dan menghindar keributan hingga mengambil jalan mwlewati jalan ghorby. tak disangka setiba nya di depan SD, Tersangka datang bersama tiga orang satu membawa pisau dan satu lagi membawa senjata api dengan tujuan akan melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban namun ada beberapa warga yang mwmbntu melerai perselihan hingga ahir ntlya kweibut dapat dihindari
Setelah itu, korban melanjutkan perjalanan mengantar penumpang, setelah selesai pekerjaan untuk mengantar para penumpang korban langsung menuju rumah kepala desa. setelah akan tiba di rumah kepala desa, para pelaku bersama rekan rekan nya dengan mengendarai dua unit mobil kembali mengejar Korban saat itulah pengeroyokan dan penusukan terjad pada Korban
Akibat perbuatan Pelaku dan rekan rekan nya korban mengalami luka tusuk yang cukup parah ahir nya Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RS.Ar Bunda kota Lubuklinggau untuk mendapat pertolongan medis atas kejadian tersebut diatas kemudian keluarga Korban melapor ke pihak yang berwajib untuk ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku
dari laporan pihak keluarga korban mengalami Luka Tusuk di punggung dan dua luka bekas bacokan di pinggang dan di punggung
Disisi lain Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, SH., SIK., MH., melalui Kapolsek setempat AKP Andri Firmansyah, SH., dikonfiemasikan awak media membenarkan adanya kejadian tersebut selanjut nya Pinak kepolisian setempat mendatangi Tempat kejadian untuk olah perkara sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan telah memanggil tbenerapa para saksi saat berada di lokasi
SementaKorbara dari keterangan pihak keluarga Korban sering melihat pelaku dan rekan rekan nya berkeliaran hingga menjadi pertanyaan kenapa Pelaku nya tidak dilakukan penangkapan,ditahan untuk pengamanan semenjak telah dilaporkan secara resmi dari pihak korban dan Keluarga merasa trauma takut dan merasa terancam atas prilaku tersangka dkk
Pihak keluarga korban meminta kepastian HUKuM kepada kepolisian yang telah menangani perkara pengeroyokan dan penganiayaan kepada Korban yang masih dirawat di RS secara insentif dan kami pihak keluarga korban masih takut untuk keluar rumah dikhawatiekan Tersangka dan rekan nya akan kembali melakukan Penganiayaan kepada a keluarga Korban
Selain itu keluarga korban menilai hukum yang ada seolah olah tidak dapat melindungi Masyarakat terlihat tersangka yang sudah jelas jelas melakukan tindak pidana Pengeroyokan dan penganiayaan masih bebas berkeliaran
Pewarta. MAR
sumber resmi dari Keluarga Korban















