MMCNEWS.ID | Perayaan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-116 bakal semakin meriah dengan hadirnya Simfoni Batik 2026. Tak sekadar memamerkan kekayaan batik lokal, agenda yang digelar dalam rangkaian Jombang Fest 2026 ini juga bakal menghadirkan peragaan busana yang melibatkan pelajar, masyarakat umum, hingga para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jombang.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang telah menyiapkan dua agenda utama yang akan dipusatkan di Alun-Alun Jombang pada Selasa (20/10/2026).
Selain Simfoni Batik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempromosikan produk unggulan serta memperluas pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Kepala Disdagrin Kabupaten Jombang, Anjik Eko Saputro, S.H., M.Si., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong perkembangan industri kreatif, memperkenalkan produk lokal, sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menunjukkan kualitas karyanya. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2026).
Menurut Anjik, Simfoni Batik 2026 akan dikemas melalui dua sesi peragaan busana yang berlangsung pada siang dan malam hari.
Sesi pertama dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Dalam sesi ini, peragaan busana akan melibatkan lembaga pendidikan se-Kabupaten Jombang serta unsur masyarakat umum.
Agenda tersebut rencananya juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, sebagai tamu kehormatan.
“Rangkaian acara ini akan dimeriahkan dengan kegiatan fashion show yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan siang hari, mulai pukul 13.00 sampai 17.00 WIB, dengan menampilkan peragaan busana dari lembaga sekolah se-Kabupaten Jombang serta unsur masyarakat umum,” jelas Anjik.
Tak berhenti pada penampilan pelajar dan masyarakat, kemeriahan Simfoni Batik bakal berlanjut pada malam hari. Mulai pukul 19.00 WIB, panggung peragaan busana akan menampilkan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Keterlibatan para pejabat daerah ini diharapkan turut meningkatkan perhatian masyarakat terhadap batik dan produk fesyen lokal, sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap karya daerah.
Selain peragaan busana, Disdagrin berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jombang untuk menghadirkan deretan stan pameran produk unggulan daerah di kawasan Alun-Alun Jombang.
Pembukaan atau peluncuran stan pameran UMKM se-Kabupaten Jombang tersebut direncanakan dilakukan langsung oleh Bupati Jombang.
Kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah ini menjadi bagian penting dalam upaya memperluas promosi produk lokal. Melalui fasilitas stan yang disediakan, pelaku UMKM binaan Disdagrin akan memperoleh ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau calon konsumen yang lebih luas.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang pasar baru bagi produk unggulan Jombang, mulai dari batik hingga berbagai produk kreatif yang dihasilkan pelaku usaha lokal.
Anjik berharap, momentum Jombang Fest 2026 dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-116 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui Jombang Fest 2026 dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-116 ini, kami berharap daerah beserta seluruh sektor ekonominya semakin maju, berkembang, dan sejahtera,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Jombang dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan para pelaku UMKM serta sektor perdagangan dan industri untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini juga menjadi momentum bagi para pelaku UMKM serta sektor perdagangan dan industri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan produknya agar semakin mampu bersaing dan diterima masyarakat luas,” pungkas Anjik.
Dengan perpaduan peragaan busana batik dan pameran produk unggulan, Jombang Fest 2026 diharapkan menjadi panggung promosi bagi potensi lokal sekaligus mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat perekonomian Kabupaten Jombang.
Reporter: Adi














