Yakob dan Suharto: Kualitas Pendidikan, Fokus pada Penguasaan 3M

  • Bagikan

Boven Digoel, Mmcnews – Pasangan calon bupati nomor urut 2, Yakob J Waremba dan Haji Suharto, menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki kualitas pendidikan di daerah mereka. Dalam debat kedua calon bupati dan wakil bupati, mereka mengungkapkan pentingnya memastikan setiap anak didik menguasai keterampilan dasar 3M (membaca, menulis, dan menghitung) sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Menurut mereka, penguasaan 3M menjadi landasan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang selama ini terabaikan.

Mereka juga menyoroti fenomena saat ini di mana profesi guru lebih berfungsi sebagai pengajar daripada pendidik sejati. “Program Merdeka Belajar, yang banyak diterapkan di sekolah-sekolah, menuntut agar setiap murid naik kelas, tanpa melihat apakah mereka sudah menguasai kemampuan dasar atau belum. Hal ini membuat banyak guru lebih fokus pada target administratif ketimbang mengembangkan kemampuan siswa,” ungkap Yakob J Waremba. “Guru seakan terjebak dalam tekanan untuk menaikkan murid ke kelas berikutnya, meskipun mereka belum bisa membaca, menulis, atau menghitung dengan baik.”

Pasangan calon ini juga mencermati bagaimana sistem pendidikan saat ini lebih mengutamakan angka kelulusan daripada kualitas pemahaman murid. “Banyak guru yang merasa terpaksa meluluskan siswa, meskipun mereka belum siap. Hal ini berdampak pada kualitas pendidikan yang diterima anak-anak kita, dan tentu saja akan mempengaruhi kualitas SDM di masa depan,” ujar Haji Suharto.

Selain itu, mereka juga mengapresiasi wacana yang diungkapkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenai pembentukan Undang-Undang Perlindungan Guru. Menurut Pasangan Calon no urut 2, adanya undang-undang tersebut akan memberikan ruang bagi guru untuk mendidik dengan lebih bebas dan fokus pada kualitas pendidikan tanpa tertekan oleh tuntutan administratif yang kadang tidak realistis. “Perlindungan yang sama pentingnya harus diberikan kepada guru, agar mereka tidak hanya dilihat sebagai pengajar yang harus memenuhi target, tetapi juga sebagai pendidik yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan anak bangsa,” tambah Yakob.

Dalam menghadapi tantangan pendidikan ini, pasangan Yakob J Waremba dan Haji Suharto berkomitmen untuk membuat kebijakan yang mendukung penguasaan keterampilan dasar pada setiap siswa. “Kami akan memastikan bahwa anak-anak kita menguasai 3M dengan baik sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan dasar yang kuat, mereka akan memiliki peluang yang lebih baik untuk sukses di masa depan,” kata Haji Suharto.

Dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, pasangan calon ini berupaya memperbaiki sistem pendidikan yang selama ini terfokus pada angka kelulusan semata, dan kembali pada esensi pendidikan itu sendiri. Yakni mendidik, membimbing, dan membentuk masa depan generasi penerus bangsa. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan