MMCNEWS.ID | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang terus mengintensifkan pemeliharaan dan perbaikan prasarana perlengkapan jalan guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan pengguna jalan. Mulai dari penerangan jalan umum (PJU), lampu lalu lintas, rambu-rambu, hingga fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang kereta api menjadi perhatian utama.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung lalu lintas berfungsi optimal, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Jombang.
Kepala Dishub Kabupaten Jombang, Sugianto, S.Sos., menegaskan bahwa pemeliharaan prasarana perlengkapan jalan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, kondisi fasilitas jalan yang terawat, berfungsi baik, dan memenuhi kebutuhan pengguna menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan berkendara, baik di kawasan perkotaan maupun jalur penghubung antarkecamatan.
“Pemeliharaan dilakukan secara rutin maupun berkala untuk memastikan seluruh prasarana perlengkapan jalan berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan begitu, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Sugianto, Kamis (15/10/2026).

Salah satu upaya yang terus dilakukan Dishub Jombang adalah pemeliharaan PJU di berbagai titik strategis. Tim teknis diterjunkan dengan dukungan armada mobil tangga atau skylift untuk melakukan pemeriksaan, mengganti lampu yang rusak, memperbaiki jaringan kabel, hingga mengoptimalkan panel daya penerangan jalan.
Pemeliharaan ini bertujuan menjaga agar ruas jalan tetap terang pada malam hari, terutama di lokasi yang membutuhkan perhatian khusus demi menunjang keselamatan pengguna jalan.
Selain PJU, perawatan juga menyasar lampu lalu lintas (traffic light) dan lampu peringatan (warning light). Petugas teknis secara berkala memeriksa modul kontrol, kabel sinyal, lampu indikator LED, serta panel kelistrikan untuk memastikan seluruh perangkat bekerja dengan baik.
Gangguan pada lampu pengatur lalu lintas menjadi perhatian penting karena dapat mengganggu kelancaran kendaraan, memicu kemacetan, hingga meningkatkan risiko kecelakaan di persimpangan.
Karena itu, penanganan terhadap perangkat yang mengalami kerusakan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga fungsi pengaturan lalu lintas tetap optimal.
Tak hanya penerangan dan lampu pengatur lalu lintas, Dishub Jombang juga terus melakukan penggantian serta pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sejumlah lokasi yang membutuhkan.
Rambu peringatan persimpangan, petunjuk arah, hingga rambu yang menegaskan aturan berlalu lintas menjadi bagian dari upaya memberikan informasi yang jelas kepada pengendara.
Keberadaan rambu yang terpasang dengan baik diharapkan membantu pengguna jalan mengenali kondisi jalan, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi ketentuan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang kereta api. Petugas melakukan pemeriksaan mekanis, pelumasan komponen palang pintu, pengecekan sistem peringatan dini, serta memastikan kelayakan operasional perangkat penjagaan perlintasan.
Pemeliharaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi jalur kereta api.
Di balik berfungsinya berbagai fasilitas perlengkapan jalan tersebut, terdapat peran personel teknis yang secara berkala melakukan pemeriksaan dan penanganan gangguan di lapangan.
Dengan dukungan armada operasional dan peralatan teknis, Dishub Jombang berupaya memberikan pelayanan yang responsif terhadap laporan masyarakat mengenai kerusakan atau gangguan pada fasilitas lalu lintas.
Mulai dari lampu PJU yang padam, lampu lalu lintas yang tidak berfungsi, rambu yang rusak, hingga gangguan pada fasilitas perlintasan kereta api, setiap laporan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan penanganan.
Sugianto menegaskan, upaya menjaga keselamatan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Ia mengimbau warga agar turut menjaga fasilitas perlengkapan jalan yang telah tersedia dan segera melaporkan apabila menemukan kerusakan atau gangguan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas jalan umum. Apabila menemukan PJU padam, traffic light bermasalah, rambu rusak, atau gangguan pada fasilitas perlintasan sebidang kereta api, silakan melaporkannya agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya.
Melalui pemeliharaan yang berkelanjutan, kesiapan personel teknis, serta dukungan masyarakat, Dishub Kabupaten Jombang berharap kualitas pelayanan transportasi darat semakin meningkat.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan lalu lintas yang lebih aman, tertib, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Jombang.
Reporter: Adi














