Boven Digoel, Mmcnews – Staf Khusus Presiden Laus Deo Calvin Rumayom, S.Sos., M.Si, menggelar konferensi pers pada 21 Maret 2025 di Media Center Kominfo Kabupaten Boven Digoel. Dalam kesempatan tersebut, Rumayom menjelaskan bahwa kedatangannya kali ini merupakan respons terhadap undangan resmi yang disampaikan oleh Bupati Hengky Yaluwo.
Bupati Hengky meminta bantuan Rumayom untuk melakukan evaluasi, dimana Rumayom juga langsung memberikan solusi cepat terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Boven Digoel.
Solusi cepat yang diberikan oleh Stafsus Presiden dimulai pada rapat koordinasi yang digelar pada 19 Maret 2025 di salah satu hotel di Tanah Merah. Dalam rapat tersebut, setiap OPD memaparkan kendala yang mereka hadapi, dan Rumayom langsung memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.
Sebagai contoh, Dinas Perhubungan yang sebelumnya dijanjikan mendapatkan 10 unit mobil Damri oleh Pemprov, namun hanya menerima satu unit, segera mendapatkan solusi dengan pengiriman sisa mobil Damri yang diperlukan. Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang kekurangan tenaga IT, di mana Stafsus Presiden menghubungi PT Freeport untuk menyelenggarakan pelatihan (bimtek) bagi 30 orang tenaga IT.
Rumayom juga menegaskan bahwa solusi yang diberikan tidak hanya terbatas pada dua OPD tersebut. Setiap OPD yang menghadapi masalah serupa telah diberikan perhatian dan solusi cepat untuk meningkatkan kinerja mereka. “Kami berkomitmen untuk memberikan solusi cepat kepada setiap OPD yang menghadapi kendala, sehingga setiap bagian pemerintah daerah bisa berfungsi secara optimal,” ujar Rumayom.
Kehadiran Staf Khusus Presiden di Kabupaten Boven Digoel ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Papua. ***















