Boven Digoel, Mmcnews – Di suatu sudut kehidupan yang tidak terlalu jauh, terdapat seorang anak kecil berusia sekitar 10 tahun ikut berjuang keras dalam menghadapi kesulitan ekonomi. Anak kecil tersebut bernama Bimbing.
Kerap kali, setiap pagi anak tersebut terlihat berjualan bermacam penganan. Mulai dari kue-kue, nasi kuning dan bubur ketan. Dimana, ia berjualan tepat didepan pintu masuk mini market Sulkaryango yang berada di Kota Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel
“Saya berjualan disini dari jam 6 pagi, sampai jam 3 sore om,” jawabnya ketika ditanya.
Saat ditanya apakah ia bersekolah, ia menjawab saat ini bersekolah dan sudah duduk di kelas 5 pada Sekolah Dasar (SD) Inpres Tanah Merah.
“Cuma hari ini libur om, makanya saya bisa bantu-bantu orang tua berjualan. Karena mamak saya juga lagi sakit om,” ucapnya.
Usai membeli beberapa penganan yang ia jual, awak media ini mencoba mendatangi SD Inpres Tanah Merah, melakukan penelusuran untuk mengetahui kebenaran apakah ia bersekolah disana.
“Ia memang sekolah disini, tapi ia jarang masuk sekolah dan terlihat lebih sering berjualan,” ucap salah satu guru SD Inpres Tanah Merah yang ditemui.
Pihak sekolah pun berharap, anak tersebut dapat lebih aktif untuk masuk sekolah. Karena hanya melalui pendidikan sajalah, seseorang dapat menjadi lebih baik dan putus dari rantai kemiskinan.
Bagi seorang anak berusia 10 tahun, tentu tugas-tugas ini bukanlah hal yang mudah. Terkadang, ia harus melewatkan permainan dengan teman-temannya atau pekerjaan sekolah hanya untuk membantu keluarganya. Namun, Bimbim selalu melakukannya dengan senyuman di wajahnya. Karena ia tahu, bahwa usahanya sangat berarti bagi kelangsungan hidup keluarganya. (Linthon)















