Terjadi Lima Kali Kebakaran Di Tahun 2023, Namun Pemda Tidak Menunjukkan Kesigapannya

  • Bagikan

Boven Digoel, Mmcnews.id – Kembali Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Boven Digoel menunjukkan ketidaksiapannya dalam menghadapi kejadian kebakaran. Pasalnya di tahun yang sama, kebakaran terulang untuk yang kelima kalinya. Namun, lagi-lagi Pemda setempat tidak dapat mengatasi hal itu.

“Pulang saja sana!,” gemuruh suara banyak masyarakat yang berada di sekitar kejadian kebakaran saat salah satu mobil pemadam kebakaran yang datang saat kobaran api sudah padam.

Pantauan awak media ini, yang terlihat sigap dalam mengatasi kebakaran adalah para penjual air profil. Terlihat, ada sekitar 5-6 buah mobil penjual air profil berjibaku dalam memadamkan kobaran api. Dimana, pihak kepolisian setempat juga turut membantu dalam memadamkan api serta mengamankan lokasi.

Adapun kejadian kebakaran yang kelima kali ini terjadi pada sekitar pukul 17.30 Wit, Rabu (04/10/2023) di simpang 3 Jalan Bosowa. Yang menghanguskan bangunan usaha menjahit pakaian dan kios. Dimana, kobaran api tersebut sempat ingin merembet ke sebuah bangunan yang berisikan banyak tabung gas. Jika bangunan tersebut terbakar, dipastikan akan terjadi ledakan yang dahsyat.

Salah satu masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya yang juga berada di lokasi kejadian mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemda setempat yang seperti tidak pernah berbenah diri dalam menyikapi ataupun menanggulangi kebakaran.

“Ini yang kelima kalinya terjadi pada tahun yang sama. Namun pemadam kebakaran milik pemda setempat ini tidak pernah hadir, ataupun datangnya sudah sangat terlambat,” sambungnya.

Ia berharap kepala daerah Pemda Boven Digoel dapat melihat kejadian tersebut dan menjadikannya sebuah pelajaran. Dimana, pelajaran tersebut harus membuahkan hasil perubahan diri. Agar, kejadian serupa dapat teratasi dengan cepat oleh pemda setempat.

“Saya berharap kepala daerah dapat melayani masyarakat dengan baik. Bukan hanya sebuah slogan,” tutupnya. (Linthon)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan