Ket foto; kantor panwaslu kecamatan sreseh
Sampang || MMCMadura, Saiful anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sebelumnya diberitakan media ini terkait ikut aktif bersama tim salah satu Paslon pemilihan bupati dan wakil bupati sampang memasang alat peraga kampanye (APK).
Hal itu tentunya mendapat tanggapan yang serius dari Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Sreseh, Diungkapkan Huzaini PKD Desa Noreh, dirinya setelah mendengar berita itu serta melihat vedeo yang berdurasi 31 detik itu akan koordinasi dengan panwascam untuk mengkajinya.
” Akan kami kaji terlebih dahulu terkait vedeo tersebut pak.” Ungkap Huzaini Sabtu, (16/11/24).
Senada dengan apa yang disampaikan ketua Panwascam sreseh, Alfin yang biasa disapa akan menjadikan dasar yang selanjutnya akan dikaji dan ditelusuri apakah termasuk pelanggaran apa bukan yang pastinya akan ada sangsi.
“Informasi tersebut kami jadikan informasi awal temuan, kami akan menelusuri dan mengkaji apakah sudah memenuhi unsur formil dan meteril” kata Alfin.
Sementara itu, Ismail warga sreseh berharap panwascam memberikan sangsi terkait anggota KPPS dengan memberhentikan, menurutnya perbuatan yang dilakukan Saiful sudah layak untuk diberhentikan.
” Saya minta Periksa kalau terbukti berhentikan.” Kata Ismail yang berharap pemilihan berjalan aman, lancar dan kondusif.
(Man)















