Jambi mmcnews.id Apresiasi diberikan kepada Polres Batanghari atas respon cepat menindak lanjuti pemberitaan terkait adanya aktifitas tambang emas ilegal di Dusun Danau Embat Batang Hari pada Senin 09 Juni 2025 kemaren.
Polres Batanghari turun penertiban, namun menjadi pertanyaan dari 40 rakit tambang emas ilegal apakah telah ditutup atau ditindak dan siapa koordinator nya.
Pasca penertiban tersebut salah satu wartawan yang merupakan juga anggota DPD PW Fast Respon didatangi sejumlah preman diduga membawa Sajam utusan Mr G meminta D untuk menghapus berita yang telah tayang puluhan media.
Adanya ancaman tersebut selaku Ketua Fast Respon Jambi meminta kepada Kapolda Jambi dan Kapolres Batanghari untuk menindak preman yang mengancam wartawan tersebut (10/06)
Dody Candra meminta kepada Polda Jambi, Denpom II-2 Jambi serta KOREM 042/Gapu untuk menindak lanjuti ancaman tersebut dan mendukung program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tindak tegas seluruh aktifitas ilegal serta premanisme, dan juga tangkap koordinator, aktor dibelakang layar aktifitas tambang emas ilegal tersebut. (ZOEL)















