Jambi mmcnews.id. Banyaknya minat pendaftaran untuk calon Bintara dan Akpol Polri yang diadakan oleh Polda Jambi pada tahun 2026, diduga bermasalah?.
Banyaknya berita yang beredar terkait penahanan oknum SDM Polda Jambi berpangkat Bripda Dafa yang sudah diamankan oleh Paminal Propam Polda Jambi terkait penerimaan calon Bintara dan Akpol di Polda Jambi pada tahun 2026.
Yang mana Bripda Dafa ini dilaporkan terkait menerima aliran dana yang berpreasi dari 500, 700, bahkan sampai 900 juta, gunanya untuk meloloskan calon Bintara dan Akpol Polri yang jumlah nilainya sangat pantastis Diduga Rp 7.8 milyar lebih.
Dalam pengaturan kelulusan tes Bintara dan Akpol ini, Panitia Pelaksana dan oknum Pejabat Perwira Tinggi Polda Jambi diduga ada permainan dalam pengaturan untuk kelulusan siswa-siswi Bintara dan Akpol ini
Dalam hal ini istilahnya “* Orang Mati Bisa Balik hidup Kembali.”* tidak mungkin seorang oknum berpangkat Bripda bisa mengartur dalam kelulusan Bintara dan Akpol ini, sudah pasti oknum ini diperintahkan oleh Panitia dan Pejabat Perwira Tinggi yang mengatur di Polda Jambi.
Diminta Presiden Prabowo dan Kapolri Listio Sigit Prabowo menindak oknum yang bermain di dalam kepengurusan kelulusan tes Bintara dan Akpol kususnya di Polda Jambi.
Agar Polri di Indonesia ini pada kususnya bisa di percaya masarakat luas. (ZOEL)















